ADVERTISEMENT

Kesamaan Indra Kenz dan Buron DNA Pro yang Jadikan Turki Negara Tujuan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 18 Apr 2022 11:36 WIB
ISTANBUL, TURKEY - JANUARY 26: Turkish Airlines planes are seen parked at gates amid heavy snow at Istanbul Airport on January 26, 2022 in Istanbul, Turkey. A large storm brought wintery weather across Istanbul, covering the city in heavy snowfall and causing the closure of Istanbul Airport on January 24 and 25.  All flights were cancelled as the airport, one of Europes busiest, shut down and stranded thousands of passengers. The shutdown is the first for the new airport since operations were moved from Ataturk Airport in 2019. Operations have resumed at limited capacity with passengers facing long delays as grounds crews and airport staff struggle to clear snow and rebook flights.  (Photo by Chris McGrath/Getty Images)
Potret Bandara Instanbul Turki (Getty Images/Chris McGrath)
Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyebut tiga DPO kasus DNA Pro kabur ke Turki. Turki juga diketahui menjadi negara yang sempat dikunjungi Indra Kenz sebelum menjadi tersangka pidana pencucian uang (TPPU) di kasus aplikasi Binomo. Ada apa dengan Turki?

Sebagaimana diketahui, pada Februari lalu, Indra Kenz dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Jumat (18/2/2022). Namun dia berhalangan hadir karena terbang ke Turki dengan alasan hendak berobat.

"Benar, karena beliau ada jadwal berobat dan kontrol ke luar negeri. Jauh sebelum ada panggilan polisi. Kalau nggak salah ke Turki," kata pengacara Indra Kenz, Wardaniman Larosa, saat dimintai konfirmasi, Rabu (16/2).

Indra disebut terbang ke Turki pada Senin (14/2). Wardaniman menyatakan Indra tidak akan lama berada di Turki.

Dia menyebut Indra Kenz tidak bermaksud mangkir dari panggilan Bareskrim Polri. Jadwal pemeriksaan kesehatan disebut sudah ada sebelum kasus Binomo dilaporkan.

Barang Bukti Laptop dan HP Hilang

Selanjutnya, pada 24 Februari 2022, Indra Kenz langsung ditetapkan sebagai tersangka di kasus Binomo. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyebut Indra Kenz, menghilangkan barang bukti terkait kasus Binomo. Indra Kenz diduga menghilangkan laptop hingga ponselnya.

"Dia menghilangkan barang buktinyalah. Mau diambil, dia hilang katanya dia tidak ada handphone-nya, komputernya hilanglah. Kalau handphone-nya ada kan bisa kelihat tuh, sama monitornya," ujar Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dihubungi, Kamis (17/3).

Whisnu menjelaskan, ponsel yang disita dari Indra Kenz merupakan HP baru. Saat dibongkar, penyidik tak bisa menemukan petunjuk apa pun di HP baru Indra Kenz mengenai Binomo.

"HP-nya baru, sudah HP baru. HP lamanya hilang katanya, nggak ada. Kita bongkar nggak ada apa-apanya, karena dia sudah hilangkan, kayaknya ada yang ngajarin," tuturnya.

Namun apakah ponsel dan laptop itu dihilangkan Indra Kenz saat pergi ke Turki?

"Untuk yang Turki kita belum dapat clue ke sana," ujar Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara saat dimintai konfirmasi, Kamis (17/3).

Polri pun bakal menggandeng polisi di Amerika Serikat, Singapura, Turki, hingga Inggris untuk melacak dalang di balik aplikasi Binomo.

"Kita ada dong, kita ada kerja sama melalui Divisi Hubinter Polri. Sudah kita lakukan melalui P to P, police to police. Juga melalui teman-teman dari PPATK," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).

"Ada (polisi) Amerika, ada Turki, ada Singapura, Inggris," sambungnya.

Bagaimana dengan kasus DPO DNA Pro? Silakan baca di halaman selanjutnya.

Lihat Video: Polisi Ungkap Nilai Kontrak Ivan Gunawan Sebagai Brand Ambassador DNA Pro

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT