Satpam Bank di Jaksel Gagalkan Perampokan Kepala HRD Diganjar Award

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 18 Apr 2022 11:21 WIB
Polres Jaksel memberikan penghargaan kepada satpam bank yang gagalkan perampokan bank di Jaksel
Polres Jaksel memberikan penghargaan kepada satpam bank yang menggagalkan perampokan bank di Jaksel. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Perampokan bank BJB Cabang Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, yang dilakukan tersangka BS (43) beberapa waktu lalu, tidak terlepas dari bantuan satpam. Adalah Fahriza, satpam bank BJB yang saat itu menggagalkan percobaan perampokan oleh kepala HRD bank swasta itu.

Atas hal itu, Polres Metro Jakarta Selatan memberikan penghargaan kepada Fahriza. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dan digelar dalam apel pagi.

"Beliau dengan respons cepat, dengan tindakan yang tepat telah menggagalkan peristiwa percobaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di bank tersebut dan akhirnya pelakunya bisa ditangkap dan diproses secara hukum," kata Budhi di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (18/3/2022).

Budhi mengapresiasi tindakan Fahriza. Ia menyampaikan terima kasih kepada Fahriza yang telah menggagalkan aksi percobaan perampokan tersebut.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih, semoga ke depannya kinerja saya semakin lebih baik di area saya bertugas," kata Fahriza di tempat yang sama.

Seperti diketahui, BS ditangkap atas percobaan perampokan di Bank BJB, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/4) lalu. BS saat itu sudah melepaskan tembakan dari sepucuk airsoft gun ke arah kasir.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Fahriza yang saat itu sedang bertugas kemudian menggagalkan aksi BS ini.

BS pun akhirnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Pria yang mengaku kepala HRD sebuah bank swasta ini berdalih melakukan perampokan karena terlilit utang Rp 5 miliar.

Atas pengakuan BS sebagai kepala HRD di bank swasta ini, polisi juga akan meminta klarifikasi dari pimpinannya. Pimpinan bank tempat BS bekerja diagendakan diperiksa hari ini, Senin (18/4).

"Hari Senin pihak bank dipanggil," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit saat dihubungi, Sabtu (16/4).

BS diketahui mengaku sebagai kepala HRD sebuah bank swasta. Namun pengakuan dari BS itu akan dikonfrontasi penyidik dengan keterangan petinggi bank tempat BS bekerja.

Menurut Ridwan, pihak bank yang nantinya diperiksa polisi pada Senin (18/4) selevel direktur.

"Langsung selevel direktur ya, di atas dia. Kategorinya BS kan direktur finance apa gitu. Jadi, berdasarkan hasil keterangan dia, bank itulah bisa kita lihat posisi dia sebenarnya. Makanya kita minta konfirmasi bank," tutur Ridwan.

Pelaku kini telah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Dia dijerat dengan Pasal 365 juncto Pasal 53 KUHP dan UU Darurat dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

Simak juga Video: Perampokan Toko Rias Cimahi, Korban Disekap-Diikat Manekin

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)