ADVERTISEMENT

Ibadah Paskah, Gereja Katedral Jakarta Batasi Kapasitas Jemaah 75%

Mulia Budi - detikNews
Minggu, 17 Apr 2022 13:04 WIB
Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta, Susyana Suwadie
Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta, Susyana Suwadie (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Gereja Katedral Jakarta Pusat menyediakan kapasitas 1.105 bangku untuk ibadah Minggu Paskah hari ini. Kapasitas itu sebanyak 75 persen mengikuti PPKM level 2.

"Untuk kali ini perbedaannya adalah di PPKM level ke-2 kita sudah mendapatkan kapasitas yang lebih banyak daripada sebelumnya, yaitu di awal sekali 20 persen meningkat menjadi 40, 60, kali ini 75 persen dan Gereja Katedral bisa menampung umat sekitar 1.105," kata Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadie kepada wartawan, Minggu (17/4/2022).

Dia mengatakan ibadah Paskah Gereja Katedral terbuka untuk umum. Umat lintas paroki pun bisa mengikuti ibadah Minggu Paskah di gereja Katedral hari ini.

"Perbedaan lainnya juga dengan pola yang sama harus mendaftar di website bela rasa Keuskupan Agung Jakarta, namun sudah boleh lintas paroki, jadi tidak hanya umat yang ada di paroki, satu paroki saja yang boleh ikut di paroki itu, namun bisa dari paroki lainnya,"

Susyana mengatakan umat yang tidak bisa mendaftar di website bela rasa bisa datang langsung ke gereja. Umat bisa beribadah dengan mendaftar secara manual menggunakan KTP.

"Bahkan kami juga saat ini melalui surat keputusan keuskupan Agung Jakarta juga memberikan kesempatan kepada umat yang mungkin tidak bisa mendaftar dan bisa datang langsung untuk membawa KTP," ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya tidak bisa memastikan ketersediaan bangku ibadah untuk umat yang mendaftar secara langsung di gereja. Dia mengimbau umat agar mendaftar melalui website bela rasa.

"Namun kuota tidak bisa dijanjikan maka memang sebaiknya mendaftar melalui website bela rasa. Jika kuota ada umat bisa juga langsung mengikuti dengan menunjukkan identitas diri, seperti itu," ucapnya.

Ibadah Paskah di Gereja Katedral digelar tiga kali. Ibadah pukul 09.00 WIB dan 17.00 WIB digelar secara offline, sementara ibadah pukul 11.00 WIB digelar secara online.

"Di pukul 11.00 WIB itu dilakukan misa hanya online kalo tadi hybrid, di pukul 11.00 WIB hanya online, kemudian nanti pukul 17.00 WIB adalah penutupan dari rangkaian tri hari suci dan juga Minggu Paskah, yaitu untuk bisa hybrid pukul 17.00," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pesan Paskah di Gereja Katedral kepada umat adalah untuk saling mengasihi dan peduli. Dia menyebut pesan itu sesuai dengan arah dasar Keuskupan Agung Jakarta 2022-2026 tentang penerapan 5 ajaran sosial gereja.

"Untuk pesan secara keseluruhan itu mempunyai tema besar, yaitu mengajak semua umat untuk semakin mengasihi, semakin peduli, dan semakin bersaksi. Dengan umat mengasihi sesama satu sama lain siapa pun dan juga mahkluk lainnya di dunia ini, maka kita juga bisa semakin peduli terhadap umat sesama kita dan juga mahkluk hidup lainnya dan juga artinya kita bersaksi melalui tindakan-tindakan nyata yang merupakan tindakan untuk kebaikan bersama," kata Susyana.

"Juga sesuai arah dasar keuskupan Agung Jakarta 2022 hingga 2026 yang menerapkan lima ajaran sosial gereja. Pada tahun ini diterapkan ajaran sosial gereja pertama yaitu penghormatan martabat manusia, kita hendaknya untuk lebih besar menghormati sesama manusia kita dan juga meluhurkan martabat itu sendiri," tambahnya.

Salah satu anggota jemaat asal Flores, Patricia (24), merasa senang bisa mengikuti ibadah Paskah di Gereja Katedral. Dia mengaku telah beribadah di gereja ini sejak perayaan Kamis Putih.

"Senang bisa datang ke sini Gereja Katedral, suasananya bagus. (Ibadah di Gereja Katedral) sudah dari Kamis Putih sampai hari ini. Sama bapak yang ngajakin kita ke sini, kita di Jakarta Barat. Senang saja di sini, kita dari Flores kita datang kerja di sini," ujar Patricia di Gereja Katedral.

(yld/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT