Pengakuan 2 Begal di NTB Selamat Jadi Saksi Kunci Kasus Amaq Sinta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Apr 2022 13:47 WIB
Jumpa pers kasus korban begal di Lombok Tengah, NTB, jadi tersangka pembunuhan (dok Istimewa)
Jumpa pers kasus korban begal di Lombok Tengah, NTB, jadi tersangka pembunuhan (Foto: dok. Istimewa)
Lombok -

Murtede alias Amaq Sinta ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan 2 begal di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kasus ini, ada dua begal lain yang selamat dan menjadi saksi kunci.

Kedua begal yang selamat, Wahid dan Holidi, kini ditahan di Polda NTB atas kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal dengan Amaq Sinta sebagai korbannya. Di sisi lain, keduanya menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan dengan tersangka Amaq Sinta.

Dalam jumpa pers, Selasa (12/4), Wakapolres Lombok Tengah Kompol I Ketut Tamiana mengatakan Wahid dan Holidi mengakui pembegalan telah direncanakan. Pembegalan dilakukan setelah keempat pelaku begal minum minuman keras (miras).

"Keterangan saksi Wahid dan Holidi, saat itu sudah direncanakan kasus curas ini. Saat mereka minum-minum di rumah Pendi bersama Oki (dua begal yang tewas). Setelah selesai minum miras, bergeraklah mereka berempat ke TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kompol Tamiana seperti dilansir detikBali.

Kedua begal yang selamat itu mengatakan Oki dan Pendi mengendarai kendaraannya lumayan kencang ke arah timur. Saat tiba di lokasi, keduanya melihat Oki dan Pendi sudah berduel dengan Amaq Sinta.

Wahid dan Holidi lalu ikut menyerang Amaq Sinta. Namun keduanya kabur setelah Pendi tersungkur.

Simak berita selengkapnya di sini.

Simak video 'Buah Simalakama Korban Begal Lombok':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/hri)