Bensin di Yogya Masih Sulit, Warga Rela Antre Berjam-jam
Minggu, 28 Mei 2006 09:08 WIB
Yogyakarta - Gempa dahsyat yang terjadi Sabtu kemarin membuat hidup penduduk Yogyakarta semakin sulit. Bukan saja kesulitan makanan, warga Yogya juga harus rela antre berjam-jam untuk mendapatkan bensin.Kesulitan mendapatkan bahan bakar ini disebabkan masih banyaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang tutup.Dari pengamatan detikcom, Minggu (28/5/2006) pukul 07.30 WIB, SPBU yang berada Jalan Gejayan, daerah Terban dan beberapa daerah lainnya masih tutup.Kondisi SPBU-SPBU tersebut tampak utuh dan tidak rusak akibat gempa. Hanya saja karyawan yang bertugas melayani sama sekali tidak ada.Hanya ada dua SPBU yang masih buka yaitu di daerah Sagan dan Jalan Kaliurang. SPBU yang terletak di daerah Sagan sudah dari pagi 'diserbu' penduduk Yogya. Sejak pukul 06.00 WIB pembeli sudah berdatangan ke pom bensin itu. Sampai saat ini ada sekitar 600 kendaraan yang mengantre dan jumlahnya terus bertambah.Antrean ini terjadi karena dari delapan mesin yang ada hanya empat yang dapat beroprasi. Dua mesin digunakan untuk melayani motor dan mesin yang lainnya untuk mobil.
(nal/)











































