Pengacara Ungkap Alasan Vanessa Khong-Ayahnya Absen Pemeriksaan Tersangka

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 14 Apr 2022 17:48 WIB
Vanessa Khong, Indra Kenz
Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Bareskrim Polri telah menetapkan pacar Indra Kenz, Vannesa Khong, serta ayahnya, Rudiyanto Pei, sebagai tersangka baru kasus Binomo. Namun keduanya tidak memenuhi pemanggilan Bareskrim sebagai tersangka hari ini.

"Untuk hari ini ada pemanggilan Pak Rudiyanto Pei dan Vanessa Khong. Kebetulan hari ini memang tadi saya sampaikan melalui surat untuk penundaan terlebih dahulu, karena alasan kita lagi mempersiapkan ya bukti-bukti terkait transaksi keuangan yang ada dan juga serta Vanessa pun sedang mengumpulkan bukti-bukti transaksi keuangan yang ada," kata kuasa hukum Vanessa Khong, Brian Pranenda di Bareskrim Polri, Kamis (14/4/2022).

Brian mengatakan pihaknya juga sedang menyiapkan dokumen-dokumen sebagai bahan pembelaan kepada penyidik terkait status tersangka terhadap kliennya.

"Termasuk tidak terbatas untuk mengumpulkan barang-barang yang dahulu pernah diterima dari IK seperti itu sedang dipersiapkan semuanya. Dan juga kita sedang menyusun dokumen-dokumen untuk sebagai bahan pembelaan dan juga untuk bahan saya," katanya.

Brian mengungkapkan bahwa Vanessa merasa keberatan atas statusnya sebagai tersangka. Dia mengatakan semua transaksi itu dirasakan wajar oleh Vanessa karena dalam konteks dalam hubungan satu sama lain sebagai kekasih.

"Ya siapapun akan jadi keberatan ya karena memang dalam hal ini tidak ada namanya transaksi sedemikian rupa sebagaimana disangkakan yang menyembunyikan dan mengalihkan dan lain semuanya, tidak ada seperti itu. Itu yang menjadi titik berat keberatannya Vanessa. Tentunya sangat dipahami mereka dalam kondisi hubungan pacaran," katanya.

"Kalau misal ada saling belanja saling bayar-bayaran itu hal yang wajar seperti itu. Itu yang ada dalam benaknya Vanessa ya, karena juga mungkin ada barang-barang yang diberikan oleh Indra yang mungkin Vanessa rasakan itu hal wajar tapi ini menjadi kondisinya berbeda dalam perkara ini," tambahnya.

Lebih lanjut Brian mengirimkan surat kepada penyidik untuk dijadwalkan ulang pemanggilannya. Dia menegaskan bahwa pemanggilan hari ini merupakan pemanggilan pertama kliennya dengan status tersangka.

"Jadi terhitung dari SPDP yang kita terima tanggal 4 dan selanjutnya tanggal 8 itu kita terima, Pak Rudi dan Vanessa, terima panggilan pertama sebagai tersangka. Panggilan pertama loh, tidak ada panggilan ketiga loh ya. Jadi ini panggilan pertama. Jadi punya hak untuk melakukan persiapan dokumen-dokumen terkait nantinya untuk pembelaan. Jadinya dalam hukum acara pidana pun tak masalah seperti itu," katanya.

Bareskrim Polri telah menetapkan 3 tersangka baru kasus aplikasi Binomo. Pacar Indra Kenz, Vanessa Khong, menyusul kekasihnya sebagai tersangka kasus aplikasi tersebut.

"Tersangka Vanessa Khong alias VK (pacar tersangka IK)," kata Dirtipiddeksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Whisnu menyebut ayah Vanessa Khong, Rudiyanto Pei, serta adik Indra Kenz, Nathania Kesuma, turut ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya disangkakan Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 55 ayat 1E KUHP.

Bareskrim menyebut ketiga tersangka baru itu menerima aliran dana dari Indra Kenz. Tak hanya itu, ketiganya disebut membantu menyembunyikan harta Indra Kenz hasil dari aplikasi Binomo.

Atas perbuatannya itu, ketiganya disangkakan Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 55 ayat 1e KUHP.

(azh/ygs)