ADVERTISEMENT

Wapres Ma'ruf: Mudik Boleh tapi Masker Tak Boleh Lepas

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 14 Apr 2022 11:55 WIB
Wapres Maruf Amin di Aceh
Wapres Ma'ruf Amin di Aceh (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah memang memberikan lampu hijau kepada warga untuk mudik Lebaran. Akan tetapi, kata dia, protokol kesehatan harus diterapkan selama mudik, terutama penggunaan masker.

"Karena situasi pandemi sudah mulai menurun, maka untuk tahun ini kan pemerintah kan memberikan kelonggaran, memperbolehkan masyarakat mudik lebaran, tetapi karena pandeminya belum hilang kepada masyarakat supaya tetap berhati-hati," kata Ma'ruf di Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Kamis (14/4/2022).

"Pertama tentu jangan lepas masker, protokol kesehatan terutama masker ini tidak boleh lepas, kedua supaya sudah divaksin 2 kali dan di-booster," imbuhnya.

Ma'ruf menyebut Indonesia belum mencapai herd immunity. Oleh sebab itu, Ma'ruf meminta warga tetap menjaga protokol kesehatan.

"Karena sudah dijelaskan oleh Menteri Kesehatan kita belum sampai, herd immunity belum kita capai, walaupun sudah turun, herd immunity-nya, kekebalan kelompoknya belum dicapai, karena belum dicapai kita masih terus menjaga," paparnya.

Ma'ruf menambahkan bahwa tahun ini diperkirakan sebanyak 80 juta orang akan mudik. Dia tak ingin pemudik menularkan virus kepada masyarakat di kampung halaman.

"Dari berbagai perkiraan, itu yang mudik antara 70 sampai 80 juta, ini masyarakat supaya berhati-hati karena mereka pulang kampung, di daerah itu ada orang tua, ada orang sakit, ada anak-anak. Jangan sampai justru dia membawa COVID ke daerahnya, kena orang tuanya atau masyarakat, anak-anak di sana dan masyarakat lainnya," katanya.

Oleh sebab itu, Ma'ruf kembali meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. Dia juga mengimbau warga mengikuti vaksinasi.

"Begitu juga ketika dia pulang kembali ke kota misalnya, itu membawa itu dari desa ke kota, jangan ada... ada semacam arus dari kota ke desa membawa virus, juga dari desa ke kota. Inilah makanya kita senantiasa menjaga diri dengan protokol kesehatan dan juga vaksinasi yang harus dua vaksinasi bahkan booster," tutur Ma'ruf.

(lir/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT