Dinkes Bekasi Janji Mandek Intensif Nakes COVID Akan Cair Pekan Ini

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Rabu, 13 Apr 2022 14:01 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Foto: Getty Images/loops7
Bekasi -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi akan membayarkan insentif para nakes yang belum dibayarkan selama dua bulan. Dinkes menjanjikan intensif itu akan dibayarkan mulai besok.

"Insyaallah minggu ini sudah di Pemda atau DPKAD itu sudah sampai di bank, saya sampaikan minggu ini, mulai besok ya, sudah masuk ke rekening nakes (tenaga kesehatan) masing-masing," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati ketika ditemui di kantornya pada Rabu (13/4/2022).

Menurut Tanti, ada 41 nakes yang bertugas di GOR Partriot Candrabhaga yang belum dibayarkan selama 2 bulan. Total yang belum dibayarkan, kata Tanti, sebanyak Rp 136 juta per bulan.

"Semua yang ada di GOR ada 41 nakes ada dokter, perawat, bidan, apoteker, bervariatif. Rp 136 juta per bulan untuk nakes yang Pemerintah harus bayarkan. Berarti kali dua bulan," ucapnya.

Tanti mengatakan keterlambatan pembayaran nakes tersebut berkaitan dengan peralihan kepemimpinan. Menurutnya, untuk mencairkan dana tersebut harus melalui proses panjang.

"Memang memerlukan proses sehingga ini terkendala dan agak terlambat, mohon maaf bukan kami melalaikan, tapi karena ada prosedur yang harus kami tempuh yang lumayan panjang," ujarnya.

Sebelumnya, tenaga kesehatan yang menjadi relawan penanganan Corona atau COVID-19 di Bekasi, Jawa Barat, mengeluh belum menerima insentif. Dinkes Bekasi berjanji pembayaran segera dituntaskan.

Keluhan soal insentif ini disampaikan salah satu nakes yang menjadi relawan sejak 2021. Nakes tersebut mengaku dirinya menjadi relawan di GOR sejak Januari hingga Desember 2021.

Dia juga mengaku diminta lagi menjadi relawan pada Januari-Februari 2022. Dia mengaku dijanjikan insentif Rp 3,9 juta per bulan dan belum dibayar selama dua bulan.

(idn/idn)