ADVERTISEMENT

PDIP Kembali Ajukan Nama Kasetpres Heru Budi Jadi Penjabat Gubernur DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 17:27 WIB
Gembong Warsono
Gembong Warsono (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menyiapkan 101 pejabat kepala daerah untuk 2022. PDIP DKI Jakarta kembali menyodorkan nama Kasetpres Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI menggantikan Anies Baswedan.

"Saya sudah pernah melontarkan, saya tidak kenal beliau (Heru), tapi saya kenal kinerjanya. Saya kenal kinerjanya. Mudah-mudahan bisa mempercepat program yang selama ini tersendat belum tereksekusi, agar pembangunan bisa segera dirasakan warga Jakarta," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono saat dihubungi, Selasa (12/4/2022).

Gembong menilai sosok penjabat mesti diemban oleh PNS eselon I yang memahami betul persoalan Ibu Kota. Tujuannya supaya bisa melakukan percepatan dalam mengeksekusi program-program yang ditinggalkan gubernur sebelumnya.

"Contoh soal ITF, pengelolaan sampah yang telah berpuluh tahun nggak pernah dieksekusi. Harapan bisa pengganti nanti bisa laksanakan eksekusi. Jadi sifatnya percepatan terhadap program yang sudah ada," ujarnya.

"Agar bisa segera eksekusi terhadap program yang selama 5 tahun tidak pernah dieksekusi," sambungnya.

Selain Heru, Gembong menilai Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali layak menjadi Penjabat Gubernur DKI. Meski begitu, dia menyerahkan seluruh pilihan kepada Presiden Jokowi.

"Bicara memenuhi syarat, beliau (Marullah Matali) memenuhi syarat, karena dia adalah eselon I. Tapi apakah yang memenuhi syarat itu jadi pilihan Presiden? Ya kita kan nggak tahu," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya menyiapkan 101 pejabat kepala daerah dalam gelaran pilkada serentak mendatang. Jokowi menyebut ada 7 kursi gubernur, 76 bupati, dan 18 wali kota yang harus diisi.

"Kita juga harus menyiapkan penjabat gubernur, penjabat bupati, penjabat wali kota yang berakhir masa jabatannya di 2022 ini, ada 101 daerah, siapkan, karena ada 7 gubernur, ada 76 bupati, dan ada 18 wali kota yang harus diisi," kata Jokowi seperti ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (10/4/2022).

Jokowi meminta pejabat yang akan mengisi posisi penting di daerah diseleksi dengan sebaik-baiknya. Pejabat daerah yang terpilih nantinya, kata Jokowi, harus memiliki sikap kepemimpinan yang kuat.

"Saya minta seleksi seleksi figur-figur pejabat daerah ini untuk dilakukan dengan baik sehingga kita mendapatkan pejabat daerah yang capable, memiliki leadership yang kuat," ujar Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi menyebut kepala daerah yang terpilih harus mampu menjalankan tugas yang berat di tengah kondisi pandemi Corona yang masih mewabah saat ini. Hal itu dilakukan, kata Jokowi, agar penyiapan pilkada serentak berjalan dengan baik.

Sebagaimana diketahui, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera berakhir pada Oktober 2022. PDIP sebelumnya pernah menilai Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono layak mengisi kekosongan kepemimpinan Jakarta sebagai Penjabat Gubernur DKI.

"Kalau secara pribadi, Pak Heru baik, penguasaan persoalan Jakarta saya kira oke," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono kepada wartawan, Rabu (5/1/2022).

Masa jabatan Gubernur DKI akan kosong lantaran Pilkada Gubernur digelar pada 2024. Dengan demikian, jabatan kepala daerah bakal diisi oleh penjabat yang diusulkan Kementerian Dalam Negeri kepada Presiden Joko Widodo.

Kembali lagi ke Gembong, dia meyakini Heru Budi Hartono adalah sosok yang paham mengenai permasalahan di Ibu Kota. Pasalnya, Heru bukan orang baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta karena pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset DKI Jakarta hingga Wali Kota Jakarta Utara.

"Kalau dia sudah tahu persoalan Jakarta, mana prioritas yang harus dieksekusi, maka tidak perlu belajar dulu, penyesuaian dulu. Harapan kita seperti itu, sehingga begitu dilantik jadi Pjs DKI, mereka langsung running bekerja," sebutnya.

Simak juga video 'Kata Anies soal Diteriaki 'Presiden' Usai Ceramah di UGM':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT