KPU: Pemilu 14 Februari 2024, Tahapan Dimulai 14 Juni 2022

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 14:46 WIB
Jakarta -

Komisioner KPU segera melakukan konsolidasi internal setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi). KPU berharap segera menetapkan tahapan Pemilu 2024.

"Kemudian akan kami lakukan diskusi mendalam menjadi bahan untuk segera melakukan rapat dengar pendapat rapat kerja antara DPR, pemerintah, KPU, dan badan penyelenggara pemilu, yang rencananya akan dilaksanakan pada esok hari hari Rabu, tanggal 13 April 2022," kata komisioner KPU Hasyim Asy'ari seusai pelantikan di Istana seperti video yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/4/2022).

"Semoga dalam waktu dekat kita dapat menetapkan peraturan KPU tentang tahapan Pemilu 2024 dalam rangka untuk memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 akan berjalan sesuai dengan rencana jadwal yang telah ditentukan," sambung Hasyim.

Hasyim mengatakan KPU periode 2022-2027 akan melanjutkan program persiapan yang sudah dilakukan KPU periode sebelumnya. Hasyim mengatakan pemilu bakal digelar pada Februari 2024.

"Oleh karena itu, dalam situasi yang semakin mendekati tahapan pemilu sebagaimana kita ketahui, direncanakan pemungutan suara untuk Pemilu 2024 itu pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024. Dan rencananya tahapan akan dimulai pada 14 Juni 2022 ini sehingga sejak sekarang tinggal menghitung hari untuk menuju dimulainya tahapan Pemilu 2024," ujar Hasyim.

Bawaslu

Sementara itu, Bawaslu bakal melakukan evaluasi dan menyerap semua proses persiapan yang telah dilakukan oleh komisioner sebelumnya. Setelah itu, Bawaslu akan menetapkan standar tata laksana pengawasan Pemilu.

"Kami bersama-sama akan melakukan seluruh proses pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilu yang akan dilaksanakan pada bulan Juni ini. dan kami berharap agar peraturan Komisi Pemilihan Umum dapat segera disahkan, dan kemudian kami setelah itu akan menyusun peraturan badan pengawas pemilihan umum dalam mengawasi seluruh proses tahapan yang akan dilakukan," ujar anggota Bawaslu Rahmat Bagja.

Rahmat memohon doa dari seluruh elemen bangsa agar proses pengawasan tahapan Pemilu berjalan baik. Rahmat mengatakan Bawaslu tak bisa berdiri sendiri.

"Kami akan melakukan seluruh proses perbaikan-perbaikan terhadap badan pengawas pemilihan umum dan juga seleksi akan dilaksanakan pada beberapa bulan ke depan. Dan kami berharap seluruh seleksi anggota badan pengawas pemilihan umum provinsi di 25 provinsi dapat dilakukan dengan baik," ujar Rahmat.

(knv/gbr)