ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Anggarkan Rp 13,7 Miliar untuk Mudik Lebaran Gratis 2022

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 12 Apr 2022 11:35 WIB
Penumpang menaiki bus tujuan pulau Sumatera di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis (24/3/2022).
Ilustrasi mudik (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar program mudik gratis pada 2022. Anggaran mudik gratis yang disiapkan mencapai Rp 13.706.376.287.

Dilihat dalam APBD DKI Jakarta 2022 yang diakses melalui situs apbd.jakarta.go.id, anggaran mudik gratis masuk ke pos anggaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan subkegiatan penyelenggaraan mudik dan balik gratis angkutan Lebaran Provinsi DKI Jakarta.

Total ada lima provinsi yang menjadi daerah tujuan program mudik gratis Pemprov DKI. Meskipun begitu, anggaran dengan jumlah tersebut tak hanya digunakan untuk menyewa bus semata.

Dilihat detikcom, total anggaran yang disiapkan untuk menyewa bus mudik gratis sebesar Rp 5.379.700.000 dan sewa bus balik Lebaran sebesar Rp 3.606.400.000. Selain itu, DKI mengalokasikan anggaran sewa truk untuk mengangkut kendaraan roda dua saat arus mudik sebesar Rp 463 juta dan arus balik sebesar Rp 188,5 juta.

Berikut rincian anggaran program mudik gratis lebaran 2022:

Arus Mudik Lebaran 2022:

1. Sewa Bus Mudik Gratis Angkutan Lebaran Provinsi DKI Jakarta (Rp 5.379.700.000)
- Sewa bus tujuan Lampung 1 unit Rp 17.250.000
- Sewa bus tujuan Palembang 1 unit Rp 26.450.000
- Sewa bus tujuan Jawa Tengah 1 (Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo) 150 unit x Rp 17.250.000 = Rp 2.587.500.000
- Sewa bus tujuan Jawa tengah 2 (Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri) 110 unit x Rp 18.400.000 = Rp 2.024.000.000
- Sewa bus tujuan Jawa Timur (Madiun, Kediri, Jombang, Malang) 30 unit x 24.150.000 = Rp 724.500.000

2. Sewa Truk Mudik Gratis Angkutan Lebaran Provinsi DKI Jakarta (Rp 463.600.000)
- Sewa truk tujuan Jawa Tengah 1 (Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo) 10 unit x Rp 18.800.000 = Rp 188.000.000
- Sewa truk tujuan Jawa Tengah 2 (Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri) 8 unit x Rp 22.200.000 = Rp 177.600.000
- Sewa truk tujuan Jawa Timur (Madiun, Kediri, Jombang, Malang) 4 unit @Rp 24.500.000, total Rp 98.000.000

Arus Balik Lebaran 2022:

1. Sewa Bus Balik Gratis Angkutan Lebaran Provinsi DKI Jakarta (Rp 3.606.400.000)
- Sewa bus tujuan Lampung 1 unit Rp 17.250.000
- Sewa bus tujuan Jawa Tengah 1 (Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo) 110 unit x Rp 17.250.000 = Rp 1.897.500.000
- Sewa bus tujuan Jawa Tengah 2 (Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri) 80 unit x Rp 18.400.000 = Rp 1.472.000.000
- Sewa bus Tujuan Jawa Timur (Madiun, Kediri, Jombang, Malang) 8 unit x Rp 24.150.000 = Rp 193.200.000
- Sewa bus tujuan Palembang 1 unit Rp 26.450.000

2. Sewa Truk Balik Gratis Angkutan Lebaran Provinsi DKI Jakarta (Rp 188.500.000)
- Sewa truk tujuan Jawa Tengah 1 (Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Solo) 4 unit x Rp 18.800.000 = Rp 75.200.000
- Sewa truk tujuan Jawa Tengah 2 (Wonosobo, Yogyakarta, Sragen, Wonogiri) 4 unit x Rp 22.200.000 = Rp 88.800.000
- Sewa truk tujuan Jawa Timur (Madiun, Kediri, Jombang, Malang) 1 unit Rp 24.500.000

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan program mudik gratis tahun 2022. Sebanyak 492 unit bus disiapkan untuk mengangkut penumpang saat mudik Lebaran 1443 Hijriah.

"Jadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun ini juga mengalokasikan anggaran untuk penyediaan bus gratis, di mana ada sebanyak 292 bus yang akan diberangkatkan pada arus mudik," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Senin (11/4/2022).

"Kemudian arus baliknya ada 200 bus yang akan menjemput para pemudik yang akan kembali ke Jakarta sehingga total bus yang dialokasikan itu adalah sebanyak 492 bus," sambung Syafrin.

Syafrin menjelaskan program ini bakal melayani rute ke lima provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur.

"Pendaftaran pemudik akan dibuka secara online nantinya. Persyaratannya, salah satunya ber-KTP DKI," jelasnya.

(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT