ADVERTISEMENT

Dibacok Saat ke Masjid, Ibu-ibu di Jaksel Sempat Lindungi Diri dengan Sajadah

Wildan Noviansyah - detikNews
Jumat, 08 Apr 2022 18:57 WIB
Lokasi pembacokan ibu-ibu di Pasar MInggu, Jaksel
Lokasi pembacokan ibu-ibu di Pasar Minggu, Jaksel. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Seorang ibu-ibu berinisial K dibacok oleh seorang tidak dikenal di Jalan Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel). Insiden itu terjadi saat korban hendak berangkat salat Subuh ke masjid.

K menceritakan detik-detik kejadian hingga dirinya dibacok. Dia mengatakan insiden terjadi di depan gedung Badan Diklat Kejaksaan RI pada Kamis (7/4/2022) sekitar pukul 04.30 WIB. Dia pergi ke masjid lebih awal dengan tujuan salat tahajud terlebih dahulu.

"Aku pamitan sama anakku mau subuhan ke masjid. Kan bulan puasa, maksudku biar bisa salat tahajud. Aku bilang ke anakku 'mamak ini sudah tua, harus tambah ibadah'," kata K saat ditemui, Jumat (8/4/2022).

Sesampai di dekat gerbang kejaksaan, tiba-tiba ada sebuah sepeda motor yang berputar arah kemudian menghampiri dia. Awalnya dia mengira pelaku ingin menanyakan alamat. Namun, tiba-tiba pelaku mengeluarkan celurit.

"Ada motor kenceng tiba-tiba putar balik. Terus minggir menghampiri aku. Aku pikir mau tanya alamat, tapi aku nggak ngomong dia juga nggak ngomong. Dia tiba-tiba buka seleting jaket, abis itu keluarin celurit. Aku teriak, 'Allahu akbar, Allahu akbar'," jelasnya.

Saat pelaku mengacungkan celurit nya, kata K, dia mengambil sajadah untuk melindungi lehernya. Akibat sabetan celurit, K mengalami sejumlah luka di bagian jari, punggung, hingga pelipis mata kirinya.

"Aku langsung ambil sajadah, buat tutup leher. Dia serang aku. Pertama kena jariku (jari manis tangan kanan), terus kena juga di sini (punggung) dan sini (pelipis kiri). Aku teriak 'tolong, tolong'," kata dia.

Bahkan, kata dia, darah dari luka bacokan tersebut mengucur ke bawah. Dia mengatakan, pelaku membacoknya sebanyak tiga kali.

"Darahku sampe bawah, ngucur ke bawah juga. Ya Allah, seandainya kena kepala, begitu keji banget. Itu dalam bayanganku. Dia serang sampai 3 kali. Ini sudah dijahit, kerudung dan sarung itu penuh darah," tuturnya.

Setelah terkena sabetan K memutuskan untuk pergi ke sebuah warteg yang lokasinya tepat di seberang gedung kejaksaan. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri.

"Berhubung di seberang ada warteg, ada orang lagi pada makan sahur, langsung pada keluar. Terus posisinya yang aniaya aku motornya belum dimatikan, terus dia langsung kabur," ucapnya.

Lihat juga vidoe 'Terungkap Motif Pria Bacok Kiai di Indramayu':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT