detikcom Do Your Magic

Dilaporkan Warga Rusun City Garden ke Ombudsman soal Air, Palyja Buka Suara

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 21:25 WIB
Hundreds of people in eastern China have been infected with bacteria which can cause dysentery after drinking contaminated water, reports say DIPTENDU DUTTA AFP/File
Ilustrasi (AFP/DIPTENDU DUTTA/File)
Jakarta -

PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) memberikan tanggapan terkait pemberitaan mengenai warga Rumah Susun Milik (Rusunami) City Garden, di Cengkareng, Jakarta Barat, yang melaporkan PT Palyja dan Pemprov DKI ke Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Jakarta Raya terkait dugaan maladministrasi di kasus krisis air bersih. Palyja mengatakan pihaknya sebagai operator penyedia air bersih fokus melayani permohonan sumbangan air bersih dari calon pelanggan.

"Palyja sebagai operator penyedia pelayanan air bersih fokus melayani permohonan sambungan air dari setiap calon pelanggan," kata Corporate Communications and Social Responsibility Division Head Palyja Lydia Astriningworo dalam keterangannya, Rabu (6/4/2022).

Berikut ini klarifikasi yang dikirim Palyja kepada redaksi detikcom:

Dengan hormat,

Menanggapi pemberitaan yang dimuat di media online Detik.com Kamis, 31 Maret 2022 dengan judul "WARGA RUSUN CITY GARDEN LAPORKAN PEMPROV DKI-PALYJA KE OMBUDSMAN", dengan ini dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. PALYJA sebagai operator penyedia pelayanan air bersih fokus melayani permohonan sambungan air dari setiap calon pelanggan.

2. PALYJA telah menerima permohonan sambungan baru untuk Apartement City Garden dan telah mengirimkan proposal biaya sambungan baru serta telah mengakomodir permohonan penangguhan proposal sampai dengan 10 Maret 2022 sesuai yang diajukan oleh PT Surya Citra Perdana selaku pemohon sambungan baru.

3. PALYJA juga memberi kebijakan pembayaran secara termin yang akan dituangkan dalam MoU.

4. Proposal Biaya Sambungan Baru yang kami kirim ke Apartemen City Garden terdiri dari Biaya Ditetapkan (Biaya Penyambungan + Biaya Administrasi + Uang Jaminan Langganan) sesuai Keputusan Direksi PAM JAYA No.64 Tahun 2008 tentang Biaya Penyambungan Air Minum ditambah Biaya Pipa Tarikan karena sambungan baru membutuhkan panjang pipa dinas lebih dari 6 (enam) meter, serta meterai. Hal ini mengacu kepada Keputusan Direksi PAM JAYA No.98 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penyambungan dan Pemakaian Air Minum.

5. Sampai saat ini, PALYJA belum menerima pembayaran biaya sambungan baru ataupun konfirmasi untuk kelanjutan dari MoU pembayaran secara termin.

Semoga informasi di atas dapat membantu Detik.com sebagai media yang menerapkan standar tinggi jurnalisme untuk membuat pemberitaan yang aktual. Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan pengertiannya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami

Lydia Astriningworo
Corporate Communications and Social Responsibility Division Head

Simak video 'Krisis Air Bersih, Warga Rusunami City Garden Ngadu ke Anies':

[Gambas:Video 20detik]