Walkot Bekasi Diduga Pungli Rombongan Camat demi Bikin Glamping

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 10:59 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi resmi jadi tersangka kasus pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan. Begini penampakan Rahmat Effendi saat mengenakan rompi tahanan KPK.
Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi (A Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi alias Pepen diduga meminta uang kepada jajaran camat di wilayahnya untuk membangun glamping atau glamorous camping. Kepemilikan glamping itu nantinya dicatatkan atas nama pribadi Pepen.

Hal itu disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengenai hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi yang dipanggil pada Selasa (5/4/2022). Siapa saja saksi yang diperiksa?

- Marisi selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB;
- Zalaludin selaku Camat Bekasi Utara;
- Widi Tiawarman selaku Camat Bekasi Timur;
- Nesan Sujana selaku Camat Pondok Gede;
- Asep Gunawan selaku Camat Bantargebang;
- Dian Herdiana selaku ASN Inspektorat;
- Gutus Hermawan selaku Camat Mustikajaya;
- Mariana selaku Camat Jatiasih; dan
- Amsiah selaku Sekretaris BPKAD.

"Para saksi hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya perintah penarikan sejumlah uang oleh tersangka RE (Rahmat Effendi) dari para camat maupun ASN Pemkot Bekasi untuk membangun glamping," ucap Ali kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

"Diduga kepemilikan glamping tersebut atas nama pribadi Tersangka RE," imbuhnya.

Sebelumnya, KPK menjerat Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi alias Pepen sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sangkaan itu merupakan yang terbaru setelah sebelumnya Pepen dijerat sebagai tersangka perkara suap dan pungli usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Simak juga Video: KPK Tetapkan Eks Walkot Bekasi Pepen Tersangka Pencucian Uang

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/yld)