Polres Jakbar Ancam Tak Terbitkan SKCK Remaja yang Terlibat Tawuran

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 10:51 WIB
Ilustrasi tawuran
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat mendatakan remaja yang pernah terlibat tawuran. Polisi mengancam tidak akan menerbitkan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) jika para remaja itu kembali terlibat tawuran.

"Iya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono kepada detikcom, Rabu (5/4/2022). Joko menjawab pertanyaan benar tidaknya polisi tengah mendata remaja-remaja yang pernah terlibat tawuran.

Joko mengatakan sanksi ini diberikan kepada mereka yang kedapatan kembali melakukan tawuran. Dengan tidak diterbitkannya SKCK, maka para remaja itu akan kesulitan melanjutkan pendidikan hingga melamar kerja.

"SKCK kan kepanjangannya Surat Keterangan Catatan Kepolisian, artinya orang tersebut memiliki catatan yang bersih di kepolisian, jika dia terlibat tawuran apalagi menyebabkan orang lain luka berat atau meninggal dunia, berarti kan ada catatan kurang baik," lanjut Joko Dwi.

Selain itu, polisi akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dinas pendidikan setempat. Koordinasi ini terkait pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada remaja-remaja yang terlibat tawuran.

"Bukan polisi yang mencabut (KJP), polisi akan menginformasikan anak yang terlibat tawuran ke sekolah yang bersangkutan dan suku dinas pendidikan setempat," jelasnya.

(isa/mei)