ADVERTISEMENT

PKB Singgung JakLingko Sepi saat DKI Macet: Sudah Disubsidi Rp 3,2 T Lho

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 06:50 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKB-PPP Hasbiallah Ilyas
Hasbiallah Ilyas (Foto: Dok. DPRD DKI)
Jakarta -

Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta menyoroti kemacetan yang terjadi di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir. Dia meyakini kemacetan yang sempat turun di Jakarta karena adanya kebijakan pembatasan saat pandemi Corona.

"Jadi kalau waktu itu Jakarta nggak macet yang kemarin-kemarin itu bukan karena keberhasilan Pemprov, karena keberhasilan COVID, baru sadar kita. Pas udah dibebaskan (pembatasan) macet kan. Berarti keberhasilan COVID ini, bukan (karena) Pemprov," kata Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas kepada wartawan, Senin (4/4/2022).

Hasbiallah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bekerja maksimal untuk mencegah kemacetan. Anggota Komisi B DPRD DKI itu juga mengusulkan ganjil genap diterapkan pada semua ruas jalan di Jakarta.

"Dinas Perhubungan itu harus maksimal, pertama diterapin ganjil genap benar-benar diterapin, kalau perlu, ini kan ganjil genap ini hanya jalan jalan protokol aja, ada 13 kan, seharusnya keseluruhan (ruas jalan protokol) baru bisa (bebas macet)," sebut dia.

Menurutnya, penerapan ganjil genap di semua jalan Jakarta itu bisa memicu warga beralih menggunakan transportasi umum. Dia menyebut langkah ekstrem itu harus dilakukan.

"Seluruh DKI Jakarta harus (diterapkan ganjil genap), sebab kalau DKI Jakarta kalau (kebijakannya) nggak ekstrem, nggak akan berhasil, terus begini, percuma yang transportasi yang terintegrasi itu, toh nggak berjalan kok, bisa dilihat JakLingko itu, kemarin habis Rp 3,2 triliun kita subsidi loh, bukan sedikit. Nggak jalan, lihat JakLingko sepi, buang-buang duit doang, mana terintegrasi, nggak ada," katanya.

Sentil Kadishub DKI

Hasbiallah kemudian menyentil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo. Dia meminta Syafrin serius menangani kemacetan Jakarta.

"Jangan sekarang sibuk menganggarin sepeda, ini-itu. Syafrin itu mesti kerja yang benar tuh Syafrin, Dishub itu, Syafrin itu aja hanya berwacana, suruh ambil tindakan tegas. Emang nyatanya berwacana, berawang-awang," kata Hasbi.

Simak juga Video: Atasi Macet di Kawasan Cibiru, Pemkot Bandung Bakal Bangun Underpass

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT