Sekjen DMI Ungkap Alasan Arief Rosyid Palsukan Tanda Tangan JK

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 04 Apr 2022 05:34 WIB
Sekjen DMI Imam Addaruqutni. (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Foto: Sekjen DMI Imam Addaruqutni. (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Imam Addaruqutni mengungkapkan alasan mengapa Arief Rosyid memalsukan tanda tangan Ketum DMI Jusuf Kalla (JK). Imam mengatakan Arief ingin proses berjalan cepat sehingga sampai memalsukan tanda tangan JK.

"Dikatakan pada akhirnya menyadari terlalu tergesa dan kurang teliti. Semula ingin cepat," kata Imam saat dikonfirmasi alasan Arief memalsukan tanda tangan JK, Minggu (3/4/202).

Imam tidak mengetahui secara pasti apakah ada permintaan maaf yang diasampaikan secara pribadi oleh Arief kepada JK. Namun dia mengatakan tidak ada permintaan maaf yang disampaikan secara tertulis.

"Pernyataan minta maaf tidak tertulis, secara pribadi mungkin ada, saya tidak tahu," imbuhnya.

Seperti diketahui, DMI memutuskan memberhentikan secara tetap Arief Rosyid dari kepengurusan dan keanggotaan DMI. Hal itu dilakukan buntut pemalsuan tanda tangan Ketua Umum (Ketum) DMI Jusuf Kalla dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imam Addaruqutni yang diduga dilakukan Arief Rosyid.
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Nomor:066.H/III/SKEP/PP-DMI/IV/2022 tentang Pemberhentian Tetap dari Kepengurusan dan Keanggotaan Dewan Masjid Indonesia atas nama drg M Arief Rosyid tertanggal Sabtu (2/4) kemarin. Surat itu diteken Jusuf Kalla dan Sekretaris Jenderal DMI Imam Addaruqutni.

"Jadi hari ini resmi dinyatakan bahwa saudara Arief Rosyid diberhentikan dari DMI," kata Sekjen DMI, Imam Addaruqutni dalam keterangannya, Minggu (3/4).

Dalam surat keputusan tersebut, pemberhentian dilakukan karena Arief Rosyid telah bersurat kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin dengan memalsukan kop surat DMI, stempel, rekayasa tanda tangan Ketum dan Sekjen DMI untuk kegiatan acara di luar program DMI.

Masih dalam surat keputusan tersebut disebut bahwa DMI menggelar rapat pleno pada 1 April kemarin yang dipimpin langsung oleh JK. Hasilnya, diputuskan untuk memberhentikan tetap Arief Rosyid dari kepengurusan dan keanggotaan DMI.

"Memberhentikan tetap saudara drg M Arief Rosyid Hasan, dari kepengurusan dan keanggotaan Dewan Masjid Indonesia (DMI)," bunyi surat keputusan poin pertama.

detikcom telah menghubungi Arief Rosyid perihal ini. Namun hingga berita ini diturunkan, Arief Rosyid masih belum ada tanggapan.

Simak video 'Ini Surat DMI Bertanda Tangan JK yang Dipalsukan Arief Rosyid':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/aik)