Legislator PDIP: Pemecatan Terawan 'Kecelakaan', IDI Tak Prediksi Jadi Isu 'Liar'

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 02 Apr 2022 07:55 WIB
Anggota Komisi IX F-PDIP, Rahmad Handoyo
Rahmad Handoyo (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggora Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo turut mengomentari penyematan sebutan 'kadrun' kepada Ketum IDI Adib Khumaidi, yang merupakan buntut dari pemecatan dr Terawan Agus Putranto. Rahmad menganggap pemecatan Terawan sebagai 'kecelakaan'.

"Sebenarnya, menurut saya, polemik IDI ini adalah kecelakaan bagi IDI," kata Ramhad kepada wartawan, Jumat (1/4/2022).

Rahmad juga melihat IDI seperti tak memprediksi pemecatan Terawan bakal menjadi isu yang liar. Bahkan anggota DPR Fraksi PDIP itu menilai IDI juga tak memperkirakan bahwa pemecatan Terawan bakal merugikan mereka.

"Isu ini tidak seperti mereka perkirakan, menjadi isu liar dan merugikan IDI, karena sedemikian keras reaksi masyarakat terhadap polemik ini," ucap Rahmad.

Rahmad juga menilai bahwa pemecatan Terawan itu dapat memunculkan berbagai macam persepsi. Dia menyinggung apakah pemecatan Terawan itu soal etika atau ada unsur lainnya.

"Sehingga rasa keadilan yang dirasa dan dibaca oleh rakyat yang muncul betulkan ini soal murni etik? Betulkan tidak sebatas etika namun ada subjektivitas personal? Jadi ini yang dirasakan masyarakat sehingga rakyat kecewa pada IDI ketika membaca di medsos," tutur dia.

Seperti diketahui, sebutan 'kadrun' terhadap Adib Khumaidi sempat ramai di media sosial. Bahkan netizen juga mempersoalkan jabatan Adib di MUI dan IDI.

MUI prihatin dengan ramainya olok-olok di media sosial itu. Seperti diketahui, Adib Khumaidi menjabat Ketua Pelaksana Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI).

"Menanggapi hal ini, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan merasa prihatin karena memasuki bulan suci Ramadan masih belum sadar untuk berhenti memperolok-olokkan saudara sebangsa setanah air. Kapan Indonesia mau maju kalau masih salah menyalahkan bahkan memfitnah sesama saudara sebangsa setanah air," ujar Sekjen MUI Amirsyah Tambunan saat dihubungi, Jumat (1/4).

Lihat Video: Dorong Usulan Revisi UU Kedokteran, Legislator PDIP: IDI Terlalu Powerful

[Gambas:Video 20detik]




(lir/zak)