ADVERTISEMENT

Survei SMRC: Atas Alasan Apa Pun, Mayoritas Responden Tolak Pemilu Ditunda!

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 15:52 WIB
Ilustrasi usulan penundaan Pemilu 2024.
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei terkait penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, mayoritas responden menolak Pemilu 2024 ditunda atas alasan apa pun.

Survei tersebut diselenggarakan pada 13-20 Maret 2022 dengan melibatkan 1.220 responden usia 17 tahun atau lebih atau yang sudah menikah ketika survei dilakukan. Pemilihan responden dilakukan secara acak atau multistage random sampling di 34 provinsi.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

Survei tersebut menanyakan pendapat responden jika pemilu ditunda hingga 2027 atas beberapa alasan. Alasan tersebut adalah pemilu ditunda karena COVID-19, keadaan ekonomi, dan pembangunan IKN.

Berikut ini hasil survei terkait penundaan pemilu:

1. Pemilu Ditunda Alasan COVID-19
- Setuju 11,9%
- Tidak setuju 78,9%
- TT/TJ 9,2%

Berdasarkan hal itu tergambar, mayoritas warga atau 78,9 persen menilai pemilu mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024 walaupun pandemi COVID-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu dekat. Sementara yang ingin pemilu ditunda menjadi tahun 2027 karena pandemi hanya 13,2% persen dan yang tidak punya sikap sekitar 9,2 persen. Hasil survei itu ternyata konsisten pada survei September 2021.

2. Pemilu Ditunda Alasan Ekonomi
- Setuju 11,4%
- Tidak setuju 79,8%
- TT/TJ 8,8%

Untuk alasan kedua, survei merekam mayoritas warga atau 79,8 persen juga menilai pemilihan umum mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024 walaupun keadaan ekonomi pandemi akibat COVID-19 belum pulih. Kemudian yang ingin pemilu ditunda menjadi tahun 2027 karena kondisi ekonomi yang buruk akibat COVID-19 hanya 11,4 persen yang tidak punya sikap sekitar 8,8 persen.

3. Pemilu Ditunda Alasan Pembangunan IKN
- Setuju 10,9%
- Tidak setuju 78,5%
- TT/TJ 10,6%

Hasil serupa juga terekam pada alasan pembangunan IKN. Mayoritas warga atau 78,5 persen menilai pemilu mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024 walaupun pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru belum selesai. Selanjutnya yang ingin pemilu ditunda menjadi tahun 2027 agar pembangunan IKN bisa berlanjut hanya 10,9 persen dan yang tidak punya sikap 10,6 persen.

Lihat juga Video: Apdesi soal Teriakan 'Jokowi 3 Periode': Sifatnya Spontanitas

[Gambas:Video 20detik]



(maa/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT