ADVERTISEMENT

Kodim Jakbar Gerebek Penimbunan Solar di Kembangan, 1 Orang Diamankan!

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 31 Mar 2022 18:50 WIB
Kodim 0503 Jakarta Barat menggerebek TPA diduga tempat penimbunan solar di Kembangan, Rabu (30/3/2022).
Kodim 0503 Jakarta Barat menggerebek TPA diduga tempat penimbunan solar di Kembangan (Dok. Kodim Jakbar)
Jakarta -

Kodim 0503 Jakarta Barat menggerebek tempat pembuangan akhir (TPA) di Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Lokasi itu diduga dijadikan tempat penimbunan solar.

Dandim 0503 Jakarta Barat Lekol Kav I Made Yudhiksa mengatakan penggerebekan itu dilakukan pada Rabu (30/3) siang. Kasus itu terungkap dari kecurigaan jajarannya yang melihat kerap adanya sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) berada di lokasi.

"Ini kan lokasinya di tempat pembuangan sampah satu kampung terus ada mobil boks di situ. Kemudian ada mobil tangki di situ. Setelah diamati kok di situ mobil boks ini kelihatan memindahkan sesuatu, memindahkan BBM ke mobil tangki," kata Made saat dihubungi, Kamis (31/3/2022).

Usai melakukan pengawasan beberapa hari, Made dan jajarannya lalu mendatangi lokasi pada Rabu (30/3) siang. Di lokasi itu kecurigaan pihaknya terkait aktivitas mobil boks dan mobil tangki itu pun terungkap.

"Kalau di lapangan untuk barang bukti ada tiga truk boks yang sudah dimodifikasi yang dalamnya itu ada tangki, yang kapasitasnya 4 ton dan ada dua mobil tangki," jelas Made.

Saat penggerebekan itu, petugas juga mengamankan seorang pria berinisial BM. Pria tersebut mengaku sebagai bandar yang bertanggung jawab dalam pengoperasian penimbunan solar di lokasi.

"Dia sendiri bukan orang Jakarta. Kalau lihat KTP-nya dia orang Banjarmasin. Dia bilang sudah lama beroperasi sudah pindah-pindah. Di Jakarta Barat ini dia baru tiga minggu itu," tutur Made.

Made mengatakan BM mengaku merekrut para pengangguran untuk dijadikan sopir. Para sopir itu diminta berkeliling ke tiap SPBU untuk mengisi solar sebelum akhirnya dijual kembali.

"Pada saat kami gerebek kemarin itu mereka memang katanya baru saja menjual. Pengakuan dari bandarnya itu hari itu mereka baru jual 8 ton. Pengakuannya lagi hari kemarin mereka jual 16 ton. Berarti dua hari itu kan mereka udah dapat 24 ton," terang Made.

Pelaku BM kini telah diamankan petugas. BM lalu diserahkan ke Polres Metro Jakarta Barat untuk diperiksa lebih lanjut.

(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT