Polisi: KRL di Kebayoran Lama Diduga Ditembak Saat Laju Tak Kencang

ADVERTISEMENT

Polisi: KRL di Kebayoran Lama Diduga Ditembak Saat Laju Tak Kencang

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 31 Mar 2022 18:28 WIB
Wakapolres Jaksel AKBP Harun
Wakapolres Jaksel AKBP Harun (Karin/detikcom)
Jakarta -

Polres Jakarta Selatan masih menyelidiki penembakan KRL relasi Tanah Abang-Rangkasbitung di Kebayoran Lama. Polisi menduga penembakan terjadi saat laju kereta tak kencang.

"Jadi kemungkinan kondisinya kereta dalam kecepatan tidak cukup kencang," ujar Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Harun di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2022).

Dia menduga penembakan terjadi saat kereta masih berjalan antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Kebayoran Lama. Namun penembakan baru diketahui pada saat kereta berhenti di Stasiun Kebayoran.

"Kereta ini kan jalan dari Tanah Abang ke Rangkasbitung. Nah baru diketahuinya pada saat berhenti di Kebayoran Lama. Ada beberapa stasiun yang dilewati mulai dari Tanah Abang kemudian Palmerah, baru di Kebayoran Lama," jelas Harun.

"Nanti kita dalami lagi," sambungnya.

Tiga Orang Diperiksa

KRL relasi Tanah Abang-Rangkasbitung ditembak orang tak dikenal saat melintasi Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi telah memeriksa tiga saksi terkait penembakan tersebut.

"Kita cek beberapa saksi-saksi. Sementara ini kita periksa dari awal kereta apinya ini sudah ada tiga orang yang kita mintai keterangan," ujar AKBP Harun di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (31/3).

Harun mengatakan saksi yang diperiksa berjumlah tiga orang dari pihak pengawalan kereta api. Kasus tersebut kini dalam penyidikan kepolisian.

"Memang tahunya pada saat di Kebayoran Lama, makanya dilaporkan ke Polsek Kebayoran Lama. Jadi masih dalam tahap penyidikan," kata Harun.

(ain/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT