PPSDM Migas Beri Sertifikasi Kompetensi Gratis ke 320 Masyarakat 3T

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Rabu, 30 Mar 2022 13:40 WIB
Sertifikasi PPSDM Migas
Foto: PPSDM Migas
Jakarta -

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia saat ini menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo. Guna mendukung upaya pemerintah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui BPSDM ESDM pun menggelar Pelatihan Program Bantuan Masyarakat Tahun Anggaran 2022 yang diselenggarakan oleh PPSDM Migas.

Adapun pelatihan ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2015 tentang Bantuan Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi masyarakat, terutama yang berasal dari wilayah penghasil minyak dan gas bumi serta wilayah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).

"Jumlah total peserta pelatihan gelombang 1, 2 dan 3 sebanyak 320 peserta atau melebihi target 20 peserta dari rencana target 300 peserta dengan 8 jenis pelatihan yang berbeda dan terdiri dari Pelatihan Scaffolding Level Operator sebanyak 20 peserta, Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebanyak 90 peserta (4 kelas), Operator Pesawat Angkat Jenis Mobil Crane sebanyak 40 peserta (2 kelas), Operator Pesawat Angkat Jenis Rigger sebanyak 45 peserta (2 kelas), Operator Pesawat Angkat Jenis Forklift sebanyak 65 peserta (3 kelas), Teknik Listrik Migas: Level Teknisi Sistem Utilitas sebanyak 20 peserta, Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S sebanyak 20 peserta dan Welder sebanyak 20 peserta," ujar Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto dalam keterangan tertulis, Rabu (30/3/2022).

Hal ini ia sampaikan saat memberikan laporan kegiatan pada penutupan pelatihan, Senin (28/3). Dalam kesempatan ini, Waskito pun mengapresiasi lantaran jangkauan peserta pelatihan berasal dari seluruh Indonesia.

"Daerah penyebaran peserta meliputi 13 Provinsi dan 23 kabupaten yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, dan Papua Barat. Program Pelatihan dan Sertifikasi dilaksanakan pada Gelombang 1 pada 10 Januari s.d 02 Februari 2022, Gelombang 2 pada 07 Februari s.d 02 Maret 2022, dan Gelombang 3 pada 07 Maret s.d 30 Maret 2022," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga pelatihan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

"Kementerian ESDM melalui BPSDM ESDM dan PPSDM Migas mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Bupati dan jajarannya) serta pihak-pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu sehingga telah terlaksananya pelatihan ini dengan sukses," katanya.

Ia menyampaikan pelatihan tersebut merupakan upaya Kementerian ESDM melalui BPSDM ESDM dan PPSDM MIGAS dalam mempersiapkan calon pekerja yang siap kerja.

"Kebutuhan pekerja bidang ESDM masih sangat tinggi, diantaranya sebagai upaya menyongsong Urgensi Transisi energi dalam Presidensi G20 Indonesia. Salah satu tantangan dari transisi energi ini adalah menciptakan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan," ujarnya.

"Tentunya sebagai alumni pelatihan dari PPSDM MIGAS, adik-adik peserta pelatihan menjadi bagian dari agent of change bidang energi terutama di daerah asal masing-masing. Selain itu kami akan menyampaikan kepada Kementerian ESDM untuk menambah kuota peserta pelatihan ini sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan lebih luas lagi," imbuhnya.

Ia pun berharap agar pemerintah daerah dan industri dapat ikut berkontribusi dalam mendukung penyerapan tenaga kerja.

"Sertifikat kompetensi menjadi senjata dalam berjuang meraih masa depan yang lebih baik. Tentunya kami juga berharap bahwa bantuan diklat masyarakat ini dapat didukung oleh pemerintah daerah dan industri di sekitarnya agar para peserta ini dapat terserap di industri yang membutuhkan tenaga kerja terampil," pungkasnya.

(ncm/ega)