Pegadaian Optimalkan Pemanfaatan Saluran Komunikasi Internal

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Rabu, 30 Mar 2022 11:53 WIB
Pegadaian
Foto: Pegadaian
Jakarta -

PT Pegadaian terus melakukan optimasi dalam pemanfaatan saluran komunikasi untuk membangun keterikatan (engagement) karyawan, masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya. Hal ini disampaikan VP Corcomm PT Pegadaian Basuki Tri Andayani dalam acara 2nd PR Outlook 2022 yang digelar secara virtual oleh Iconomics, Selasa (29/02).

Dalam kesempatan tersebut, Basuki mengatakan bahwa praktisi Public Relations (PR) harus adaptif terhadap lingkungan bisnis yang kerap berubah cepat. Menurutnya, jika selama masa pandemi strategi komunikasi perusahaan berubah dari situasi normal ke situasi krisis, maka saat ini strategi komunikasi perusahaan berubah dari situasi krisis menuju normal.

"Masa pandemi di satu sisi menjadi musibah, namun di sisi lain memberikan berkah berupa percepatan komunikasi digital. Selama dua tahun terakhir, masyarakat semakin familier dengan model komunikasi digital," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Rabu (30/3/2022).

Menurut Basuki, hal ini juga didukung dari bertumbuhnya pengguna aplikasi Pegadaian Digital maupun Pegadaian Syariah Digital. Pertumbuhan ini pun dinilai sebagai suatu hal yang menggembirakan bagi Pegadaian.

Diketahui, peningkatan ini berturut-turut terjadi pada tahun 2020 sebesar 3,81 juta pengguna dan tahun 2021 sebesar 5,06 juta pengguna. Padahal di tahun 2019, pengguna aplikasi Pegadaian tercatat hanya 2,18 juta pengguna.

Tak hanya itu, jumlah transaksi digital pun mengalami peningkatan, dari Rp 1,57 triliun di tahun 2019 meningkat menjadi Rp 5,09 triliun di tahun 2020 dan Rp 6,92 triliun di tahun 2021.

Oleh karena itu, Basuki pun menilai perubahan komunikasi perusahaan dari masa pandemi ke endemi akan menjadi sebuah tantangan baru. Hal ini disebabkan adanya kerinduan dari para pemangku kepentingan untuk melakukan aktivitas komunikasi secara konvensional.

"Selama pandemi aktivitas rapat, seminar, event korporasi dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi digital. Ke depan tentu kita tidak mungkin menghilangkan sama sekali model komunikasi ini. Maka tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan sarana komunikasi digital yang relatif bersifat mekanis tersebut untuk tetap menyampaikan pesan-pesan yang humanis dan empatis," ujarnya.

Sementara itu CEO dan Founder The Iconomics Bram S. Putro dalam sambutannya mengatakan para praktisi Public Relations telah beradaptasi dengan pandemi COVID-19 selama lebih dari dua tahun. Kondisi ini telah mengubah banyak pola komunikasi dan engagement PR dengan para pemangku kepentingan lainnya.

"Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, secara benang merah, strategi komunikasi perusahaan/lembaga sangat mengedepankan inovasi. Perilaku audiens atau stakeholder yang berubah harus diimbangi dengan perubahan pola pengemasan komunikasinya," kata Bram.

Sebagai informasi, acara 2nd PR Outlook merupakan salah satu rangkaian kegiatan Road to 3rd PR Awards dan PR Person Award yang akan digelar bulan Juli 2022. Gelaran tersebut diharapkan dapat mendorong para Insan PR untuk terus berkarya demi kemaslahatan bangsa.

(fhs/ega)