Ketum KNPI Umar Bonte-Fahd A Rafiq Berdamai, Sepakat Cabut Laporan

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 29 Mar 2022 22:21 WIB
Ketum KNPI Umar Bonte-Fahd A Rafiq Berdamai
Foto: Ketum KNPI Umar Bonte-Fahd A Rafiq Berdamai. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Perselisihan Ketum KNPI Umar Bonte serta Sekjen KNPI Ahmad Fauzan dengan Fahd El Fouz A Rafiq menemukan titik terang. Kedua pihak kini telah sepakat berdamai.

Kubu Umar Bonte dan Fahd A Rafiq malam ini menyambangi Polda Metro Jaya. Kedua pihak mengurus pencabutan masing-masing laporannya.

"Dalam kondisi ini kami terima kasih Ketum Fahd maafkan kami dan kami juga meminta maaf kepada beliau," kata Umar Bonte di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Umar Bonte mengakui perselisihan keduanya berawal dari kekhilafan pihaknya. Dia menyebut hal itu bagian dari dinamika organisasi.

"Apa yang terjadi akhir-akhir ini merupakan dinamika organisasi dan kami betul-betul ini adalah suatu kekhilafan. Ternyata memang sebagai tokoh yang saya kagumi bener-bener menunjukkan sebagai tokoh yang bisa mengayomi adik-adiknya," katanya.

Umar Bonte menambahkan dengan permintaan maaf yang telah disampaikan dan diterima pihak Fahd, pihaknya bakal mencabut laporannya kepada Fahd soal tindakan penganiayaan.

"Alhamdulillah segala proses hukum kami hentikan di sini dan apabila ada orang-orang lain yang manfaatkan bahwa ada orang yang manfaatkan konflik ini maka saya sendiri yang akan berhadapan dengan mereka," katanya.

Fahd Terima Maaf Kubu Umar Bonte

Fahd El Fouz A Rafiq yang turut datang ke Polda Metro Jaya pun mengaku telah menerima permintaan maaf kubu Umar Bonte. Dia menyebut konflik yang terjadi sebelumnya sebagai bentuk kenakalan adik-adik organisasinya tersebut.

"Saya berjanji pada saat melaporkan balik adik-adik saya ini saya berjanji waktu itu apakah Fahd akan memaafkan? Saya bilang itu adalah adik-adik saya," katanya.

Fahd mengaku tidak menyimpan dendam kepada Umar Bonte dan Ahmad Fauzan. Permintaan maaf keduanya telah diterima.

"Namanya adik-adik atraksi kecil saya masih biasa dalam organisasi. Kalau dia minta maaf saya masih maafin. Hari ini saya walaupun banyak orang marah saya datang ke sini tapi sya bilang itu adik-adik kita. Kalau adik-adik kita kalau salah kita kasih tahu," katanya.

Fahd menambahkan pihaknya pun juga mencabut laporan polisi soal tindakan pencemaran nama baik dengan terlapor Umar Bonte dan Ahmad Fauzan.

"Hari ini saya buktikan saya datang, saya maafkan. Jadi clear saya maafkan, saya akan cabut laporan saya," tutur Fahd.

Awal Mula Kasus

Kasus ini bermula saat Sekjen KNPI Ahmad Fauzan melaporkan Fahd El Fouz A Rafiq ke Polda Metro Jaya. Fahd A Rafiq usai dituding telah melakukan pemukulan dan penculikan terhadap dirinya.

Dia pun melaporkan peristiwa pengeroyokan itu ke Polda Metro Jaya. Laporan polisi (LP) itu teregister dalam LP bernomor LP/B/1439/III/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA per tanggal 20 Maret 2022.

Fahd A Rafiq merasa difitnah atas tuduhan pengeroyokan dan penculikan tersebut. Fahd A Rafiq menempuh jalur hukum dengan melaporkan balik Umar Bonte dan Ahmad Fauzan ke Polda Metro Jaya.

"Saya Fahd A Rafiq melaporkan Saudara Ahmad Fauzan dan Umar Bonte atas pencemaran nama baik melalui media elektronik dan laporan palsu pada penguasa dan atau pencemaran nama baik dan atau fitnah," kata Fahd di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3).

(ygs/idn)