ADVERTISEMENT

Prajurit TNI Sempat Terlibat Baku Tembak Kala Diserang KKB di Nduga Papua

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Minggu, 27 Mar 2022 16:59 WIB
Dua korban tewas serangan KKB di Distrik Kenyam, Nduga, Papua berasal dari Kendari dan Kupang.
Momen Evakuasi Prajurit TNI yang Gugur di Nduga, Papua (Dok. Istimewa)
Papua -

Pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 di Nduga, Papua, diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya hingga mengakibatkan 2 prajurit TNI gugur. Belakangan terungkap, prajurit TNI dan KKB sempat terlibat baku tembak.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AL Laksamana Pertama Julius Widjojono menerangkan insiden itu terjadi pada Sabtu (26/3/2022) lalu, pukul 17.40 WIT. Baku tembak pun sempat terjadi antara personel Satgas Mupe Yonif Marinir-3 dengan KKB pimpinan Egianus.

"Mendapat serangan, seluruh personel Satgas yang berjumlah 35 orang pada pukul 17.52 WIT membalas dengan tembakan dan melakukan pengejaran," kata Julius dalam keterangannya, Minggu (27/3/2022).

Julius mengatakan KKB menyerang dari dua arah dengan menggunakan senjata GLM (grenade launcher module). Hingga kini motif penyerangan tersebut masih di dalami.

"Motif penyerangan masih didalami. Sementara informasi yang didapatkan GLM yang digunakan untuk menyerang diduga diambil dari Satgas Yonif 700, sedangkan munisi GLM adalah rampasan dari Satgas Yonif 330," jelas Julius.

Julis memaparkan ada dua prajurit TNI yang gugur dalam kejadian itu, sedangkan dua orang dalam kondisi kritis dan enam orang lainnya mengalami luka ringan. Adapun prajurit yang gugur adalah Letda M Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here.

Kemudian, Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis. Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra dilaporkan hanya mengalami luka ringan.

Lebih lanjut Julius dalam keterangannya menyampaikan arahan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono yang memerintahkan seluruh jajaran TNI AL mengibarkan bendera setengah tiang selama 3 hari berturut-turut guna menghormati 2 prajurit yang gugur dalam kejadian itu.

"Mengibarkan bendera setelngah tiang selama 3 hari berturut-turut mulai Senin 28 Maret 2022," pungkasnya.

1 Komandan Pos Gugur

Seperti diketahui, Letda M Iqbal komandan pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 yang berada di Kwareh Bawah, Kennyam, Kabupaten Nduga, Papua, tewas dalam insiden penyerangan KKB pimpinan Egianus Kogoya. Keterangan itu dibenarkan oleh Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Candra Kurniawan.

"Betul (Letda M Iqbal tewas). Saat ini sudah dievakuasi ke Timika," kata Candra.

Simak Video 'Panglima TNI Marah, Kebohongan Danki Bikin 3 Prajurit TNI di Papua Gugur':

[Gambas:Video 20detik]

(rak/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT