ADVERTISEMENT

Legislator PD ke Pemerintah soal KTT G20: Jangan Nekat Hadirkan Putin

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 25 Mar 2022 18:43 WIB
Anggota Komisi I Fraksi Partai Demokrat Rizki Natakusumah
Anggota Komisi I Fraksi Partai Demokrat Rizki Natakusumah (dok. Istimewa)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan Indonesia selaku ketua presidensi tahun ini wajib mengundang semua anggota G20, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam forum KTT G20 di Bali. Anggota Komisi I DPR RI Rizki Natakusumah mewanti-wanti pemerintah RI jangan nekat mengundang Putin.

"Jika ada sedikit saja keraguan dari pihak pemerintah untuk menjadi wasit yang layak, maka jangan nekat menghadirkan Presiden Rusia ke Indonesia. Salah-salah sedikit muka Indonesia bisa terinjak-injak di hadapan pimpinan dunia," kata Rizki Natakusumah saat dihubungi, Jumat (25/3/2022).

Rizki menilai pemerintah RI belum menentukan sikap yang tegas terhadap konflik militer Rusia dan Ukraina. Dia mendorong pemerintah RI dapat mengelola terpaan pro dan kontra dari sejumlah negara terkait kehadiran Putin di forum tersebut.

"Mengingat pemerintah Indonesia sendiri tidak menentukan sikap yang tegas terhadap invasi Rusia ke Ukraina, maka pertanyaan sekarang adalah bagaimana pemerintah Indonesia bisa mengelola pro dan kontra kehadiran Presiden Rusia ke pertemuan G20 Summit," ujarnya.

"Apakah penyelenggara mampu memainkan peranan nyata untuk menetralisir hal ini di panggung politik dunia tertinggi kelak?" sambungnya.

Lebih lanjut Rizki menuturkan hadir atau tidaknya Putin bisa menimbulkan implikasi yang positif maupun negatif bagi forum G20. Jika Putin hadir, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu memprediksi bisa terjadi aksi spontan dari negara-negara kontra-Rusia.

"Kami kira kehadiran atau ketiadaan Presiden Putin pasti akan mendatangkan implikasi positif dan negatif secara bersamaan bagi kegiatan G20 di Indonesia, baik bagi negara yang pro-Rusia atau pro-Ukraina," kata dia.

"Jika Putin hadir, maka pelaksanaan G20 bisa menjadi ajang kontestasi politik global secara langsung dan bisa saja terjadi aksi-aksi ekspresif dari negara-negara yang hadir, entah itu penolakan, dukungan, atau bahkan absennya sikap di antara mereka akan isu ini," sambung dia.

Simak pernyataan Kemlu RI soal rencana Putin bertolak ke Bali menghadiri KTT G20 di halaman selanjutnya.

Lihat Video: Joe Biden Ingin Rusia Hengkang dari G20

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT