Massa PA 212 Dorong-dorongan, Polisi: Biasa Itu Cari Keringat Saja

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 25 Mar 2022 17:45 WIB
Massa Aksi PA 212
Massa Aksi PA 212 (Karin/detikcom)
Jakarta -

Massa aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Patung Kuda sempat memaksa menuju Istana Negara hingga akhirnya dorong-dorongan dengan polisi. Polisi mengatakan hal itu biasa dalam demonstrasi.

"Biasa itu, unjuk rasa, cari keringat saja itu," kata Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto, Jumat (25/3/2022). Marsudianto menjawab pertanyaan soal kondisi memanas di akhir demonstrasi.

Marsudianto mengatakan massa aksi memang sempat memaksa ke Istana. Dia menyebut pihaknya segera mengimbau massa untuk bubar.

"Kita lakukan dengan melokalisir di sini, kebetulan mereka ngotot, kita berikan imbauan-imbauan, Alhamdulillah mereka mau, sehingga mereka mencairkan diri," katanya.

Marsudianto mengatakan tidak ada massa aksi PA 212 yang diamankan. Dia mengatakan pengamanan dilakukan secara humanis.

"Tidak ada (diamankan). Kita soft saja, humanis saja, kita hadapi seperti ini, tidak perlu memakai kekerasan, jangan," ujar Marsudianto.

Dia juga memastikan tak ada massa aksi yang membawa barang-barang membahayakan. Kepastian itu didapat setelah polisi melakukan pemeriksaan.

"Tidak ada. Kita sudah cek semuanya, mereka tidak ada yang membawa barang-barang yang membahayakan keselamatan, sajam, pentungan, atau batu, tidak ada, aman," katanya.

Diberitakan sebelumnya, massa aksi PA 212 hendak bergerak ke depan Istana Kepresidenan. Massa sempat dorong-dorongan dengan polisi.

Dari pantauan detikcom, Jumat (25/3/2022) pukul 16.00 WIB, massa aksi PA 212 awalnya berada di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka memaksa agar bisa bergerak ke depan Istana.

Polisi membuat barikade untuk menahan massa. Massa dan polisi dorong-dorongan.

(knv/knv)