ADVERTISEMENT

KLHK Integrasikan Rencana Kerja untuk Wujudkan FoLU Net Sink 2030

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 21:56 WIB
KLHK
Foto: Dok. KLHK
Jakarta -

Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono bersama Dekan Fakultas Kehutanan se-Indonesia membuka Workshop FoLU (Forestry and Other Land Uses) Net Sink 2030 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (23/3).

Dalam rangka memenuhi target pengendalian iklim, Bambang menyampaikan KLHK akan mengintegrasikan rencana kerja ke dalam program Indonesia's FoLU Net Sink 2030. Sebuah pendekatan dan strategi yang menargetkan tingkat serapan emisi sektor FoLU sudah berimbang atau lebih tinggi daripada tingkat emisinya (Netsink) pada tahun 2030.

Adapun program ini meliputi aksi mitigasi, teknis operasional, hingga rincian output rencana kerja KLHK. Dalam hal ini, sektor FoLU akan ditargetkan dapat menurunkan hampir 60% dari total target penurunan emisi nasional.

"Adapun strategi nasional FoLU Net Sink 2030 menggunakan 4 strategi utama yaitu menghindari deforestasi; konservasi dan pengelolaan hutan lestari; perlindungan dan restorasi lahan gambut; serta sink enhancement dengan mempercepat aforestasi, reforestasi lahan kritis, dan revegetasi perkotaan," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3/2022).

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan penerapan FoLU Net Sink 2030 juga berkaitan dengan pembangunan IKN dengan mengintegrasikan prinsip dan kriteria forest city ke dalam Rencana Tata Ruang IKN. Adapun integrasi prinsip dan kriteria forest city dan Rencana Aksi Nasional FoLU Net Sink 2030 ke dalam Rencana Aksi Skala Tapak di IKN akan dilakukan berdasarkan potensi cadangan dan potensi emisi yang bersumber pada karakteristik hutan dan lahannya.

Sementara itu, Guru Besar IPB Prof. Rizaldi Boer menilai persiapan yang telah disusun KLHK sudah sejalan untuk mencapai FoLU Net Sink 2030. Meski demikian, diperlukan tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya.

"Untuk mencapai hal tersebut merupakan bagian dari komitmen global yang kompatibel dan sejalan dengan Kesepakatan Paris. Karena ini merupakan komitmen global, tanggung jawab hanya tanggung jawab kita untuk mencapainya," katanya.

Guna mencapai target yang ditetapkan, Rizaldi mengatakan keberhasilan menekan emisi kebakaran lahan gambut merupakan salah satu kontribusi terbesar. Untuk itu, diperlukan upaya lebih lanjut dengan meningkatkan penyerapan karbon oleh hutan alam.

"Keberhasilan restorasi gambut, menjadi salah satu faktor kunci, termasuk juga mangrove," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut, para jajaran di KLHK dan BRGM yang bertugas mengawal pembangunan IKN turut memaparkan tugas dan fungsi unit kerjanya yang berkaitan dengan integrasi FoLU Net Sink 2030 di IKN.

Dirjen PKTL Ruandha A. Sugardiman menjelaskan Deforestasi, Degradasi Hutan, dan Penyiapan Manual FoLU di wilayah IKN. Kemudian, Dirjen PHL Agus Justianto memaparkan Pengelolaan Hutan Lestari untuk Indonesia's FoLU Net Sink 2030. Selanjutnya, Dirjen PHLHK Rasio Ridho Sani menyampaikan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan: FoLU Net Sink 2030. Sementara, Dirjen PDASRH Dyah Murtiningsih memaparkan Strategi Pencapaian FoLU Net Sink 2030, Rencana Aksi Rehabilitasi Non Rotasi Kalimantan.

Hadir pula Kepala BRGM Hartono yang menjelaskan Gambut dan Mangrove dalam FoLU Net Sink 2030, serta Direktur PPPDAS Saparis Soedarjanto yang membahas soal 'Membangun Hutan Hujan Tropika Basah di IKN dalam Kerangka Indonesia's FoLU Net Sink 2030. Sementara itu, Sekditjen PPKL Hanif Faisol menyampaikan rencana operasional untuk mendukung FoLU Net Sink 2030.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT