Jokowi: Calon Pengantin Banyak Uang Belum Tentu Tahu Cegah Stunting

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 12:37 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara mengenai pentingnya pendampingan calon pengantin demi menekan angka stunting di Indonesia. Jokowi menyebut orang yang memiliki uang banyak pun belum tentu memahami langkah-langkah pencegahan stunting.

"Karena belum tentu semua pengantin tahu, meskipun punya uang banyak, kalau tidak tahu apa yang harus dilakukan dan disiapkan, bisa jadi keliru juga. Sehingga perlu pendampingan calon-calon pengantin agar setelah menikah itu bisa tahu apa yang harus dilakukan yang berkaitan dengan gizi anak," kata Jokowi setelah meninjau rumah warga di Desa Kesetnan, Timor Tengah Selatan, seperti dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/3/2022).

Menurut Jokowi, program percepatan penurunan angka stunting harus dilakukan secara terpadu. Pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum pernikahan.

"Kita harapkan, saya lihat di lapangan, stunting ini tidak hanya urusan gizi anak, tapi dimulai dari calon pengantin yang harus disiapkan, agar mereka tahu apa yang harus disiapkan sebelum nanti menikah dan sebelum nanti hamil. Harus mengerti betul apa yang dilakukan," ujar Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan intervensi penurunan angka stunting juga harus menyasar ke persoalan rumah layak huni. Selain itu, Jokowi ingin urusan air di NTT diperhatikan.

"Saya kira kalau intervensinya terpadu, termasuk juga urusan air di NTT, urusan air bukan perkara mudah, itu juga dikerjakan terpadu semuanya yang akan menyebabkan target yang ingin kita raih 14 persen tercapai. Tanpa kerja terpadu dari pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan seluruh masyarakat, saya kira sangat sulit mencapai target yang kita tentukan," imbuh Jokowi.

(knv/dhn)