Legislator PKS Ingatkan KKP soal Kebutuhan Perikanan Meningkat Jelang Puasa

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 09:27 WIB
Ratusan nelayan Teluk Semaka, Lampung, memanen hasil tangkapan mereka hasilnyapun langsung dijual di Dermaga itu.
Ilustrasi (Foto: Rio Soebekti)
Jakarta -

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan mengingatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sigap mengantisipasi lonjakan permintaan komoditas perikanan menjelang Ramadan dan Lebaran. Johan menilai kebutuhan konsumsi ikan akan meningkat saat bulan puasa.

"Saya mengingatkan KKP agar bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan dengan kebijakan yang tepat dan jangan terlena dengan perkiraan pasokan ikan yang cukup," kata Johan Rosihan kepada wartawan, Kamis (24/3/2022).

"Sebab, banyak faktor yang di luar kendali sering menyebabkan pasokan ikan terganggu," sambungnya.

Johan memperkirakan kebutuhan konsumsi ikan akan meningkat mencapai 2,64 juta ton atau meningkat sekitar 10-20 persen dibanding bulan lain.

Dia mengingatkan KKP harus mewaspadai gejala fenomena El Nino. Selain itu, sebutnya, KKP mesti menyiapkan armada perikanan yang baik agar menjangkau zona ekonomi eksklusif (ZEE) untuk mengoptimalkan stok ikan.

"KKP mesti mewaspadai efek dari gejala El Nino yang akan berpotensi terjadinya kebocoran stok ikan serta saat ini KKP mesti menyiapkan armada perikanan yang baik agar mampu menjangkau zona ekonomi eksklusif agar dapat mengoptimalkan stok ikan," katanya.

Dia menilai komoditas perikanan di Tanah Air lengkap sehingga perlu mempercepat laju investasinya. Dia juga mendorong usaha perikanan berbasis sumber daya lokal.

"Dengan potensi bahari dan komoditas perikanan yang lengkap, kita tidak boleh ketinggalan dalam hal investasi. Untuk itu, saya selalu mendorong KKP bisa mempercepat laju investasi perikanan dengan cara memperbaiki data statistik perikanan dan selalu mendorong usaha perikanan berbasis sumber daya lokal," ucap Johan.

Anggota Dapil NTB itu menyebut sejumlah langkah agar KKP dapat merealisasikan program prioritas. Hal itu, sebut dia, dari penataan kampung nelayan hingga peningkatan nilai tambah komoditas perikanan.

"KKP harus kerja keras untuk realisasi berbagai program prioritas, seperti penataan kampung nelayan, revitalisasi usaha garam rakyat, meningkatkan bantuan kepada nelayan, meningkatkan infrastruktur perikanan tangkap dan budi daya ikan, serta peningkatan nilai tambah komoditas perikanan," tuturnya.

Dia berharap program prioritas KKP itu dapat meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan ke depan.

"Kita berharap semua program prioritas akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan nelayan, petambak dan pembudi daya ikan serta masyarakat kelautan perikanan pada umumnya," lanjut dia.

Simak juga 'Menelusuri Harga Sembako di Pasar Benhil-Palmerah Jelang Ramadan':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/lir)