ADVERTISEMENT

Puan Bicara Lingkaran Jokowi Pengaruhi Tunda Pemilu, PKS-PD Duga 'Lord Opung'

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 24 Mar 2022 07:32 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri sidang umum Inter-Parliamentary Union ke-144 di Nusa Dua, Bali. Dalam pertemuan parlemen-parlemen negara tersebut, Puan memamerkan pesona khas Indonesia dalam balutan busana yang ia kenakan.
Puan Maharini (Dok. tim Puan Maharani)
Jakarta -

Ketua DPR sekaligus elite PDIP Puan Maharani bicara kemungkinan orang di sekitar Presiden Jokowi mempengaruhi isu penundaan pemilu. Partai Demokrat menduga orang yang dimaksud Puan adalah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

"Siapa yang dimaksud Ibu Puan? Tentunya beliau yang mesti mengkonfirmasi langsung. Namun terkait lingkar dalam kekuasaan atau orang-orang dekat yang mencoba mempengaruhi Pak Jokowi sehubungan dengan agenda ini, telah menjadi rahasia umum atau pengetahuan bersama ini dikomandoi oleh Lord Opung, yang menggunakan beberapa ketum parpol koalisi dan anggota kabinet sebagai kaki tangannya dalam operasi politik jahat ini," kata Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Rabu (23/3/2022).

Kamhar mengatakan apa yang disampaikan Puan memiliki dasar yang kuat. Sebab, menurutnya, selain menjadi elite PDIP, Puan pernah duduk di kursi kabinet Jokowi, sehingga tahu apa yang ada di dalamnya.

"Apa yang disampaikan Ibu Puan Maharani tentunya memiliki dasar dan justifikasi yang kuat. Tak hanya karena Ibu Puan adalah elite Partai PDIP, partai asalnya Pak Jokowi, Ibu Puan juga pernah menjadi Menko PMK di kabinet Jokowi-JK, jadi banyak hal terkait lingkaran dalam Pak Jokowi diketahui Bu Puan," ujarnya.

"Bisa ditafsirkan apa yang disampaikan Bu Puan terkait wacana penundaan pemilu memang dimotori oleh orang-orang dekat Pak Jokowi yang tengah berada dalam lingkar kekuasaan untuk melanggengkan kekuasaan," lanjut Kamhar.

Dihubungi terpisah, juru bicara PKS Muhammad Kholid pun menduga hal yang sama kalau orang yang dimaksud Puan adalah Luhut Binsar Pandjaitan. Sebab, Luhut mengklaim punya big data yang berisi suara rakyat ingin pemilu ditunda.

"Saya kira dugaan Mbak Puan sudah tepat. Lingkaran dekat Presiden yang mendorong isu tunda pemilu. Sejauh ini yang sudah terbuka mengaku adalah Menko Marves Pak LBP dengan klaim 110 jutanya itu," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan juga 'Kala Puan Maharani Dapat Album BTS dari Ketua DPR Korsel':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT