Ndalem Kalitan Solo Doakan Kesembuhan Soeharto

Ndalem Kalitan Solo Doakan Kesembuhan Soeharto

- detikNews
Minggu, 21 Mei 2006 20:32 WIB
Solo - Minggu (21/5/2006) sore, joglo pendopo Ndalem Kalitan, dipenuhi sekitar 250 orang yang duduk bersimpuh membaca tahlil. Pihak Ndalem Kalitan menyebutnya sebagai acara rutin, namun ada juga doa untuk kesembuhan pemilik rumah: Soeharto.Ratusan orang itu duduk bersama dan berdoa bersama dipimpin KH Muhammad Hasyim. Sejak dimulai pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB, mereka bersama-sama membaca Surat Yasin, berdzikir dan tahlil.Di depan mereka terpampang dua foto ukuran besar. Masing-masing foto diri Soeharto ketika awal menjadi Presiden dengan pakaian militer lengkap dengan memegang tongkat komando dipasang di sebelah kanan, sedangkan foto Tien Soeharto yang diambil ketika sudah usia tua dipasang di sebelah kiri.Sebelum acara dimulai, Sukirman, perwakilan pengurus RW di Kalitan, memberitahukan bahwa acara tersebut merupakan doa bersama rutin yang digelar setiap Minggu Pon, hari meninggalnya Ny Tien Soeharto. Pesertanya adalah warga Kalitan di RW I dan RW II di Kalurahan Penumping, Solo.Namun selain mendoakan arwah Bu Tien, dalam acara itu juga ada doa bersama bagi keselamatan warga Indonesia, Kota Solo, seluruh warga Kalitan dan juga doa memohon kesembuhan bagi Soeharto, yang saat ini sedang terbaring sakit.Seusai acara, Kepala Rumah Tangga Ndalem Kalitan, Sriyanto Mantokusumo juga menegaskan hal serupa. "Ini acara Yasinan dan tahilan seperti ini memang rutin digelar setiap Minggu Pon. Acara serupa secara rutin juga kami gelar setiap Senin Pon. Tapi ya tidak ada jeleknya kalau kami mendoakan agar Pak Harto segera diberi kesembuhan," ujarnya kepada wartawan.Tidak banyak yang disampaikan Sriyanto. Dia menolak menjawab semua pertanyaan yang bersangkutan dengan kondisi Soeharto. Beberapa kali dia hanya menegaskan bahwa kabar terakhir yang dia terima, kondisi Soeharto makin membaik.Namun rupanya peserta Yasinan itu ternyata juga tidak melulu warga Kalitan seperti yang disebut pihak Ndalem. Beberapa warga dari luar Kalitan juga terlihat ikut bergabung bersama untuk ikut acara tersebut."Ada teman yang mengajak saya tadi. Perkiraan saya tadi ini acara khusus untuk mendoakan Pak Harto. Saya kira juga setidaknya ada anak Pak Harto ikut datang dalam dia bersama ini, ternyata juga tidak ada yang hadir," ujar seorang ibu mengaku berasal dari Kalurahan Gajahan, Solo. (ddn/)


Berita Terkait