Awan Panas dan Lava Pijar Masuk Hulu Kali Krasak

Awan Panas dan Lava Pijar Masuk Hulu Kali Krasak

- detikNews
Minggu, 21 Mei 2006 17:19 WIB
Yogyakarta - Guguran lava pijar dan awan panas (wedhus gembel) terus terjadi di Merapi. Sebagian besar masuk ke hulu Kali Krasak dan Boyong dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer."Saat ini guguran lava pijar dan awan panas dominan masuk ke hulu Kali Krasak dan Boyong dengan jarak 2 kilometer. Sedang yang ke arah Kali Gendol hanya sebagian kecil saja dengan jarak luncur maksimal 1 kilometer," kata Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandriyo di kantornya Jalan Cendana, Yogyakarta, Minggu (21/5/2006).Hanya saja kata Subandiryo, pengamatan secara visual sempat terganggu akibat di kawasan sekitar Merapi terjadi hujan dan tertutup kabut pada siang hingga sore hari. Namun pada malam hingga dini hari cuaca sempat cepat sehingga guguran lava pijar dan awan panas dapat teramati dari Pos Ngepos Kecamatan Srumbung Magelang.Menurut dia, hingga hari Minggu dinihari pukul 06.00 WIB terjadi 4 kali awan panas dengan jarak luncur maksimum 2,5 kilometer. Sedangkan guguran lava dan gempa fase banyak terjadi sebanyak 75 kali dan 14 kali. Selain guguran lava pijar, asap sulfatara yang teramati dari Pos Jrakah Boyolali pada pukul 05.30 WIB tampak berwarna putih tebal dengan tekanan sedang. Sedangkan tinggi asap maksimum mencapai 1.200 meter atau lebih tinggi dari hari sebelumnya, yakni 800 meter.Pada (20/5/2006) awan panas terjadi sebanyak 24 kali dengan jarak luncur maksimum mencapai 3 kilometer. Semuanya dominan masuk ke hulu Kali Krasak Magelang dan Boyong Sleman. Sedangkan yang masuk ke Gendol hanya berjarak luncur 1 kilometer. (mar/)


Berita Terkait