ADVERTISEMENT

Fahd A Rafiq Respons Laporan Sekjen KNPI Fauzan: Saya 2 Kali Dipenjara

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 21 Mar 2022 20:32 WIB
Fahd A Rafiq melaporkan Ketum KNPI Umar Bonte dan Sekjen KNPI Ahmad Fauzan ke Polda Metro Jaya
Fahd El Fouz A Rafiq (kanan) melaporkan Ketum KNPI Umar Bonte dan Sekjen KNPI Ahmad Fauzan ke Polda Metro Jaya. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Fahd El Fouz A Rafiq dilaporkan oleh Ketua Umum KNPI Umar Bonte dan Sekjen KNPI Ahmad Fauzan terkait dugaan penganiayaan dan penculikan. Fahd menyikapi laporan itu dengan santai.

Fahd A Rafiq menilai laporan Umar dan Fauzan berbau politis. Fahd A Rafiq, yang juga Ketua DPP Golkar Bidang Ormas, menilai Umar Bonte dan Fauzan hanya ingin mendompleng popularitas namanya.

"Ini dipolitisasi, mereka mau naik nama tapi dompleng nama saya," ujar Fahd di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Fahd mengaku siap mengikuti proses hukum atas laporan Umar Bonte dan Ahmad Fauzan. Dia menyebut tidak akan lari dari proses hukum tersebut.

"Saya dua kali dipenjara, saya tahu kalau tipikal-tipikal orang melakukan betulan atau tidak, saya tahu semua. Kalau orang takut dia tidak berani datang hari ini, pasti ada upaya ngumpet, menghindar, membuat skema, (kalau) saya nggak," terang Fahd.


Fahd A Rafiq Polisikan Balik Umar-Fauzan


Hari ini Fahd A Rafiq telah melaporkan Umar Bonte dan Ahmad Fauzan ke Polda Metro Jaya. Keduanya dilaporkan atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

"Tidak ada dendam, itu adik-adik saya. Kalau mereka akrobat-akrobat politik kecil saya diam. Tapi pada saat nama pribadi saya disudutkan saya harus membela diri," kata Fahd A Rafiq.

Lebih lanjut Fahd mengatakan bakal mengikuti proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya ke polisi. Namun, ia juga terbuka apabila polisi membuka mediasi dengan pihak Umar dan Fauzan.

"Kalau saya tidak berpikir terlalu jauh ke sana. Biar proses hukum berjalan kita ikutin apa kata polisi aja. Polisi bilang restorative justice okelah. Itu adik-adik saya semua," jelas Fahd.


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT