ADVERTISEMENT

Imigran Ganggu Pariwisata di Puncak Bogor Banyak dari Timur Tengah

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 13:15 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin (Rizky Adha-detikcom)
Bupati Bogor Ade Yasin (Rizky Adha/detikcom)
Jakarta -

Bupati Bogor Ade Yasin meminta dukungan Ombudsman RI mencari solusi bersama mengatasi imigran yang ditempatkan di Puncak karena bisa mengganggu aktivitas pariwisata di sana. Dia menyebut imigran tersebut banyak berasal dari kawasan Timur Tengah.

"(Imigran banyaknya dari) Timur Tengah ya. Kita juga nggak tahu kenapa bertambah terus. Kan itu mereka bisa lolos sampai ke sini saya juga nggak tahu. Itu mungkin kewenangannya pusat," kata Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (18/3/2022).

Ade menginginkan imigran tersebut dipindahkan dari kawasan Puncak. Sebab, di sana sudah terlalu macet.

"Kita sih sebetulnya di situ juga sudah terlalu macet, terlalu berat. Kalau bisa sih, Kabupaten Bogor penginnya (imigran) dipindahkan dari situ," tuturnya.

Ade turut meminta Kemenkumham mengecek imigran di Puncak untuk melihat legalitasnya. Dia berharap imigran di sana tidak terus bertambah.

"Kewenangannya kan dari Kemenkumham. Jadi tolong dicek lagi mana yang memang legal mana yang tidak," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ade Yasin menghadiri acara peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI tahun 2021 sekaligus diskusi publik peran Ombudsman RI dalam penyelenggaraan pengawasan publik. Dalam kesempatan itu, Ade meminta dukungan pencarian solusi bersama mengatasi imigran yang ditempatkan di Puncak.

"Karena semakin hari semakin banyak, malah sekarang angkanya mencapai 1.690-an. Ini sangat mengganggu pariwisata kami dan wisatawan yang akan datang ke Puncak," kata Ade Yasin melalui keterangannya.

Simak juga Video: Sandiaga Proyeksikan Subang Selatan Jadi Alternatif Wisata Puncak Bogor

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT