ADVERTISEMENT

Ssstt... Ternyata Duit Binomo Mengalir Sampai ke Situs Judi Online Rusia

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 11:25 WIB
Double Eagle Gold Coin (usa)
Ilustrasi duit (Getty Images/iStockphoto/LPETTET)
Jakarta -

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri aliran dana investasi ilegal Binomo. Aliran dana ini mengalir hingga ke sejumlah situs judi online Rusia.

Penerima dana diduga merupakan pemilik dari platform Binomo yang berlokasi di Kepulauan Karibia dengan total dana selama periode September 2020 hingga Desember 2021 sebesar 7,9 juta euro.

"Dana tersebut kemudian ditransfer kembali dengan penerima akhir dana adalah entitas pengelola sejumlah situs judi online dan terafiliasi dengan situs judi di Rusia," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/3/2022).

"Di samping itu, berdasarkan analisis transaksi yang dilakukan PPATK, ditemukan juga aliran dana kepada pemilik toko arloji sebesar Rp 19,4 miliar, pemilik showroom mobil/developer sebesar Rp 13,2 miliar," lanjutnya.

Selain itu, terkuak bahwa ada modus penyamaran penerima. Penerima dana disamarkan lewat usia yang masih balita.

"Dari hasil analisis PPATK juga menemukan upaya menyamarkan atau mengaburkan pihak penerima dana yang diketahui masih di bawah umur (balita)," tuturnya.

Sejauh ini sudah ada 150 rekening terkait Binomo yang dibekukan. Total dananya hingga Rp 361,2 miliar.

"Penelusuran terus dilakukan PPATK. Saat ini penghentian sementara transaksi dilakukan pada 29 rekening dengan jumlah nominal sebanyak Rp 7,2 miliar. Hasil penelusuran ini menambah jumlah rekening yang dibekukan menjadi 150 rekening, dengan total uang senilai Rp 361,2 miliar," tuturnya.

Saat ini PPATK juga berkoordinasi dengan Financial Intelligence Unit (FIU) dari negara lain. Menurut Ivan, berdasarkan hasil koordinasi dengan mitra kerja PPATK dari FIU di luar negeri, diketahui adanya aliran dana keluar negeri dalam jumlah signifikan ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazakhstan, dan Swiss.

PPATK memiliki kewenangan menghentikan sementara transaksi selama 20 hari kerja dan selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum terhadap transaksi mencurigakan dalam nominal besar terkait dengan investasi yang diduga ilegal.

Simak video 'Penuhi Panggilan Bareskrim, Rudy Salim Irit Bicara':

[Gambas:Video 20detik]



Fokus TPPU Green Financial Crime

Ivan menjelaskan, setelah dua dekade fokus dalam pencegahan dan pemberantasan pencucian uang di berbagai sektor, kini PPATK semakin fokus dalam pencegahan pencucian uang dari tindak pidana lingkungan atau green financial crime.

"Kejahatan atau tindak pidana lingkungan jauh lebih berbahaya dampaknya karena tidak hanya nilai yang dihasilkan, tetapi dampak terhadap lingkungan yang kemungkinan jauh lebih besar. Pencegahan dan pemberantasan green financial crime juga sebagai bentuk dukungan PPATK terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan ekonomi hijau (green economy)," tuturnya.

Menurutnya, tidak sedikit pelaku tindak pidana di bidang kehutanan dan lingkungan yang harta kekayaannya menjadi bersih melalui pencucian uang.

"Praktik-praktik kejahatan lingkungan harus dipersempit ruang geraknya melalui pencegahan tindak pidana pencucian uang," jelasnya.

(rdp/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT