ADVERTISEMENT

Bareskrim Buru Tim Khusus yang Bantu Indra Kenz Sembunyikan Isi Rekening

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 08:40 WIB
Indra Kenz
Indra Kenz (Foto: dok. Instagram/@indrakenz)
Jakarta -

Tersangka penipuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) kasus Binomo, Indra Kenz, diduga memindahkan uang sebelum rekeningnya disita sehingga hanya tersisa Rp 1,8 miliar. Polisi menyebut Indra Kenz memiliki tim yang membantunya.

"Ada tim beberapa orang, tim Indra Kenz yang membantu Indra Kenz," ujar Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).

Whisnu mengatakan tim khusus itu diduga membantu Indra Kenz dengan menyembunyikan isi rekening dan memindahkan uang.

"Menyembunyikan rekeningnya, memindahkan uangnya, seperti itu," tuturnya.

Polisi mengungkap tim khusus itu terdiri atas beberapa orang. Dia menyebut mereka berpotensi menjadi tersangka apabila memenuhi dua alat bukti.

"Ada beberapa rekan-rekannya. Kita akan tindak terus. Kalau memenuhi dua alat bukti (bisa jadi tersangka)," imbuh Whisnu.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkapkan isi rekening Indra Kenz tersisa Rp 1,8 miliar. Polisi curiga Indra Kenz memindahkan uangnya sebelum rekeningnya disita.

"Pada saat kita mau sita, dia kan rekeningnya sudah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh. Cuma Rp 1,8 miliar rekeningnya tuh. Sudah dipindahin," ujar Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan saat dihubungi, Kamis (17/3).

Whisnu menjelaskan pihaknya meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengecek aliran transaksi rekening Indra Kenz. Dia masih menunggu laporan dari PPATK.

"Nah, ini kita lagi minta bantuan PPATK buat melacak rekeningnya ke mana saja. Kita nggak bisa buka rekening kan, yang bisa PPATK. Nanti dari PPATK kita dapat tuh transaksinya ke mana, ke mana, ke mana? Lalu kita cek, gitu," tuturnya.

Simak video 'Korban Indra Kenz Sambangi Mabes Polri untuk Berikan Tambahan Bukti':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT