PGI Tegaskan Pernyataan Saifuddin Ibrahim Tidak Terkait Gereja

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 17 Mar 2022 14:34 WIB
Logo PGI (Foto: Situs PGI)
Foto: Logo PGI (Foto: Situs PGI)
Jakarta -

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) buka suara terkait Pendeta Saifuddin Ibrahim, yang meminta Kementerian Agama (Kemenag) menghapus 300 ayat Al-Qur'an. PGI menegaskan bahwa pernyataan Saifuddin itu tidak ada kaitannya dengan PGI dan gereja-gereja.

"Itu pernyataan pribadi, ya. Tak ada kaitannya dengan PGI dan gereja-gereja pada umumnya. Kebetulan saja Saudara Saifuddin Ibrahim dibilang atau menyebut diri pendeta," kata Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

Jeirry berharap masalah terkait pernyataan Saifuddin itu tidak diperpanjang. Sebab, menurutnya, Saifuddin gemar mencari sensasi.

"Jadi PGI berharap soal itu tak usah ditanggapi lebih panjang. Orangnya kan memang suka cari sensasi dengan membuat sesuatu yang kontroversial dan provokatif. Jadi, kalau ditanggapi lebih panjang, malah dia akan makin senang," tuturnya.

Dia juga berharap umat Islam tidak terprovokasi. Ia tidak ingin berita terkait hal ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

"PGI berharap umat Islam tak terprovokasi oleh berita seperti itu. PGI juga berharap berita itu tidak digunakan oleh kelompok tertentu untuk membuat gaduh dan memperkeruh situasi kerukunan kita," ujarnya.

"Jadi PGI berharap dihentikan saja membahas dan membicarakan soal itu," sambungnya.

Duduk Perkara

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meminta 300 ayat Al-Qur'an dihapus viral di medsos. Polisi tengah mendalami video viral tersebut. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaus hitam sedang berbicara tentang terorisme dan radikalisme.

Dia juga berkata supaya menteri agama mengatur kembali kurikulum di pondok pesantren (ponpes).

"Karena sumber kekacauan itu adalah dari kurikulum yang tidak benar bahkan kurikulum-kurikulum di pesantren, Pak, jangan takut untuk dirombak. Bapak periksa, ganti guru-gurunya, yang karena pesantren itu melahirkan kaum radikal semua," kata pria tersebut dalam video.

Simak video 'Tanggapi Mahfud Md, Pendeta Saifuddin Minta UAS-Felix Siauw Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya....