PPP Minta Pemerintah Antisipasi Potensi Bencana di Semua Daerah

Atta Kharisma - detikNews
Rabu, 16 Mar 2022 09:38 WIB
Petugas mengevakuasi Sarpan (77) yang dilaporkan sakit di saat banjir melanda di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Selasa (15/3/2022).
Foto: Manik Priyo Prabowo/detikJateng
Jakarta -

Ketua Lembaga Lingkungan dan Siaga Bencana (Ligana) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Iip Miftahul Choiri mengimbau pemerintah mengantisipasi potensi bencana di berbagai daerah di Nusantara seiring meningkatnya intensitas hujan. Antisipasi ini dilakukan agar bencana dapat dimitigasi dan mencegah jatuhnya korban.

"Pemerintah harus siap dan segera mewaspadai peningkatan curah hujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti longsor maupun banjir," ujar Iip dalam keterangan tertulis, Rabu (16/3/2022).

Anggota Komisi VIII DPR RI menekankan pemerintah pusat dan daerah harus benar-benar melakukan mitigasi bencana dan melindungi masyarakat. Terlebih, dalam Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dengan tegas mengamanahkan bahwa rakyat harus dilindungi dan diselamatkan.

"Untuk itu, kami meminta Pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing bertindak secara proaktif, maksimal, dan antisipatif terhadap potensi bencana alam," ujarnya.

Iip menyebut semua pihak memiliki posisi strategis terhadap mitigasi bencana. Misalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bisa memberikan informasi terkait prakiraan cuaca di satu wilayah untuk kemudian ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Karena itu, semua pihak harus bisa bekerja sama dan menjadi tim yang kuat. Iip pun meminta pemerintah meningkatkan koordinasi pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan kewaspadaan, menentukan langkah mitigasi dan penanganan.

Sehingga semua pihak harus bisa bekerja sama dan menjadi tim yang kuat. Iip juga meminta pemerintah meningkatkan pengoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, dan menyeluruh. Hal ini untuk mengoptimalkan kewaspadaan, menentukan langkah mitigasi, dan penanganan

"Kordinasi ini kunci utama dalam menentukan suksesnya mitigasi bencana alam. Upaya ini tidak bisa dilakukan mendadak, harus kerja keras dengan pola manajemen darurat serta sudah melakukan pemetaan, mengerahkan seluruh potensi dengan melibatkan semua unsur di dalamnya," ujarnya.

Lebih lanjut Iip meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia mewaspadai terjadinya bencana alam khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.Sehingga, masyarakat dapat mengevakuasi diri jika akan terjadinya bencana alam.

Simak Video 'Jokowi Soroti Perubahan Iklim yang Makin Mengerikan':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)