Komnas HAM Putar CCTV Penangkapan Tersangka Teroris dr Sunardi, Begini Isinya

ADVERTISEMENT

Komnas HAM Putar CCTV Penangkapan Tersangka Teroris dr Sunardi, Begini Isinya

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 15 Mar 2022 17:53 WIB
Komnas HAM putar rekaman CCTV penangkapan tersangka teroris dr Sunardi (Azhar-detikcom)
Komnas HAM memutar rekaman CCTV penangkapan tersangka teroris dr Sunardi. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM telah memintai keterangan Tim Detasemen Khusus (Densus 88) soal tembakan saat penangkapan tersangka teroris dokter Sunardi. Komnas HAM juga memutarkan video detik-detik penangkapan.

Video tersebut terekam CCTV masyarakat. Saat penangkapan, polisi telah menembakkan tembakan peringatan hingga tembakan ke arah tersangka dengan total sembilan kali tembakan.

"Jadi kami tunjukkan semua dalam proses tadi, termasuk juga bagaimana kronologi tembakan, jadi tembakan ada sembilan kali, jadi tembakan sembilan kali," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2022).

Dalam video tersebut, dokter Sunardi terlihat mengendarai mobil double cabin. Saat itu, tim Densus 88 membuntuti mobil tersebut.

"Jadi ini proses awalnya yang di ini double cabin dokter Sunardi yang awalnya memang nggak ada petugas, ini masih dalami apa dipastikan bahwa isinya dokter Sunardi," katanya.

Selanjutnya, pada video tersebut terlihat dua anggota Densus 88 mulai naik ke belakang mobil dokter Sunardi. Setelah tahu ada dua anggota, terlihat mobil dokter Sunardi melaju kencang.

"Di titik ini, ada dua orang yang di double cabin yang sudah masuk di double cabin itulah yang anggotanya. Yang dari sisi Utara itu lebih jelas. Ini ada dua orang petugas itu, jadi awalnya memang nggak ada petugasnya," ujarnya.

Anam menyebut dua anggota itu sempat memberikan peringatan untuk berhenti dan mengenalkan diri. Namun dokter Sunardi mengabaikan hingga tim Densus 88 harus memberikan tembakan peringatan.

"Ini dua orang polisi jadi setelah diperingatkan ya, disuruh berhenti dan sebagainya nanti bisa dijelaskan lebih detail, diperingatkan suruh berhenti dan sebagainya, dicegat begini sama petugas, habis itu tetap dia, mau dikasih tembakan peringatan setelah turun tunjukin bahwa dia polisi, tetap jalan. Di situlah ada nabrak pertama, nah ini petugas yang turun dari mobil petugas Innova naik ke kabin," katanya.

"Terus itu kita kejar-kejaran, cukup kencang," imbuhnya.

Selanjutnya, mobil dokter Sunardi sempat melaju hingga pinggir jalan. Bahkan sempat berserempetan dengan mobil petugas hingga timbul percikan api.

"Ini dipepet ini, tapi tetap aja disuruh berhenti nggak mau, ini batas jalan aspal ini, tanahnya, kayak di bahu jalan kalau di tol, lanjut ini ada yang lebih jelas tapi tetap nggak mau berhenti. Ini yang mulai serempet-serempetan, ini sampai muncul percikan api," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Dipanggil Komnas HAM soal Sunardi, Densus 88 akan Bawa Bukti CCTV

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT