Kompolnas soal dr Sunardi Tersangka Teroris: Rata-rata Pelaku Tak Diduga

ADVERTISEMENT

Kompolnas soal dr Sunardi Tersangka Teroris: Rata-rata Pelaku Tak Diduga

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 05:30 WIB
Dokter Sunardi yang tewas ditembak Densus di Sukoharjo
Dokter Sunardi (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebut masyarakat keheranan dengan penetapan Dokter Sunardi sebagai tersangka teroris oleh Densus 88 Antiteror Polri. Hal tersebut dikarenakan Dokter Sunardi melakukan aktivitas teroris dengan rapi sehingga masyarakat tak melihatnya.

"Terkait dengan keheranan beberapa pihak bahwa tersangka adalah seorang dokter, hal tersebut diduga karena aktivitas jaringan teroris sangat rapi sehingga masyarakat tidak mungkin bisa melihat secara langsung," ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dihubungi, Minggu (13/3/2022).

Poengky menjelaskan rata-rata pelaku teroris di Indonesia memang sosok yang tak diduga oleh masyarakat. Dia yakin Densus 88 sudah memiliki cukup bukti sebelum melakukan penindakan.

"Kita melihat dari praktik jaringan teroris yang ada di Indonesia memang rata-rata pelakunya tidak diduga masyarakat. Justru ini yang perlu menjadi kewaspadaan masyarakat. Sebelum menjadikan tersangka dan melakukan pengejaran, Densus 88 pasti sudah mendapatkan cukup data," tuturnya.

Densus Harus Tanggung Jawab Usai Pakai Senpi

Lebih lanjut, Poengky menyinggung penggunaan senjata api (senpi) oleh Densus 88 saat hendak menangkap Dokter Sunardi. Poengky membeberkan setiap anggota harus memedomani Perkap Nomor 8 Tahun 2009, di mana petugas harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Setelah melakukan penindakan dengan menggunakan senjata api, petugas wajib mempertanggungjawabkan tindakan penggunaan senjata api, memberi bantuan medis bagi setiap orang yang terluka tembak, memberitahukan kepada keluarga atau kerabat korban akibat penggunaan senjata api, dan membuat laporan terinci dan lengkap tentang penggunaan senjata api," demikian bunyi Pasal 49 dalam Perkap tersebut.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...

Saksikan Video 'Soroti Tewasnya dr Sunardi, Komnas HAM Akan Panggil Densus 88':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT