Bocah Berbobot 126 Kg di Bekasi Habiskan Rp 50 Ribu Per Hari untuk Jajan

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 23:23 WIB
Bocah 11 tahun di Bekasi alami obesitas (Dok istimewa)
Foto: Bocah 11 tahun di Bekasi alami obesitas (Dok istimewa)
Bekasi - Rafka Adi Putra, bocah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memiliki bobot badan 126 kg. Rafka bisa menghabiskan banyak uang untuk jajan.

"Anaknya ini dia pinter, dia punya uang berapa ribu dia ke warung dia habisin di warung makan, di warung pulang udah nggak bawa apa-apa, dia tuh kalau ada megang duit di tangan dia Rp 50 ribu bisa habis Rp 50 ribuan itu, " tutur Saidah ketika dihubungi detikcom pada Senin (14/3/2022).

"Cuman anaknya ngamuk-ngamuk kalau nggak dikasih, sering ngumpet-ngumpet makannya dia," sambungnya.

Menurut Saidah, Rafka dalam sehari makan 3 kali. Namun, porsi makan Rafka tidak seperti anak pada umumnya.

Bocah 11 tahun di Bekasi alami obesitas (Dok istimewa)Foto: Bocah 11 tahun di Bekasi alami obesitas (Dok istimewa)

"Sebenernya makan pokoknya nggak terlalu banyak kalau dia, cuman kalau sekali makan porsinya agak banyak, hitungannya porsinya bukan anak-anak kaya porsi dewasa," tuturnya.

"Dia itu bisa di mulut ada makanan dikunyah bisa sambil tidur, kalau ngunyah makanan sambil tidur itu dia (mulai) dari kurang gizi, kan baru-baru bisa duduk ya, dia tuh udah kaya gitu," ucapnya.

Karena bobotnya mencapai 126 kg, Rafka kesulitan berjalan jauh. Ia kini lebih sering berada di rumah.

"Sebenernya baru sebulan ini (susah jalan), dia masih bisa jalan tapi nggak bisa jalan jauh, waktu berat badannya dia 90 kg dia jarang di rumah main setiap hari, (sekarang) dia capek katanya kalau udah jalan-jalan," imbuh Saidah.

Rafka pernah menyandang gizi buruk pada umur 3 bulan. Namun semenjak Rafka masuk sekolah, berat badannya sudah tidak terkontrol.

"Waktu dia baru lahir normal ya 4,2 kg, pas 3 bulanan menyusut sampai pernah 1,5 kg, kalau usia 3 bulan 1 kg setengah itu hitungannya kurang gizi, dia mulai kelebihan berat badan dia waktu masuk sekolah," ujarnya.

Menurutnya, berat badan Rafka setiap tahun selalu bertambah. Puncaknya saat awal tahun 2022.

"Sekarang kan dia umur 11 tahun ya, dia pas umur 7 tahun itu sekitar 35 kg, 8 tahun baru 40-45 kg tapi aktivitas dia masih biasa yang main lari-lari, akhir 2021 kemarin berat badannya dia 95 kg, nah paling drastis itu awal 2022 ini, 3 bulan ini dari 95 kiloan sampai ke 126 kg cepet banget naiknya," ucapnya. (isa/isa)