ADVERTISEMENT

Modus Jualan Nasi Kucing, Pengedar Sabu di Bekasi Ditangkap Polisi

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 19:10 WIB
Polisi menangkap pria yang mengedarkan narkoba dengan cara jualan nasi kucing di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. (Fakhri F/detikcom)
Polisi menangkap pria yang mengedarkan narkoba dengan cara jualan nasi kucing di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. (Fakhri F/detikcom)
Bekasi -

Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku peredaran narkoba di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Pelaku mengedarkan narkoba dengan cara jualan nasi kucing.

"Modusnya tersangka ini atas nama inisial SS alias Keling dengan berjualan nasi kucing di tempat warung yang dia sediakan dari situ," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki ketika konferensi pers, Senin (14/3/2022).

Pelaku ditangkap pada Minggu (13/3) pukul 01.00 WIB setelah Polsek Bekasi Selatan mendapat informasi dari masyarakat. Setelah itu, Satreskrim Polsek Bekasi Selatan yang dibantu Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota melakukan observasi.

"Dari hasil observasi diketahui ada seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan dan pada saat dilakukan pemeriksaan dari penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 202,22 gram," ujarnya.

Selanjutnya polisi menginterogasi pelaku. Polisi mendapatkan keterangan pelaku masih menyimpan narkotika jenis ganja di kediamannya.

"Kemudian tim melakukan penggeledahan dan mendapatkan lima bungkus ukuran plastik ukuran sedang dan satu buah stoples ukuran kecil berisikan narkotika jenis tanaman ganja dengan berat bruto 751,68 gram," ucapnya.

Pelaku mengaku dirinya mendapatkan upah Rp 7 juta sebagai kurir per 100 gram narkotika yang dia jual. Pelaku mengaku baru melakukan aksinya 4 kali.

"Adapun keterangan tersangka bahwa dalam melakukan pekerjaannya sebagai kurir narkotika jenis sabu dan ganja mendapatkan upah sebesar Rp 7 juta untuk per satu ons, dan sudah melakukan empat kali dimana untuk satu ons diedarkannya hanya dalam empat hari," tutur Hengki.

Pelaku dijerat dengan Undang-Undang tentang jenis tanaman ganja, pada Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) sub Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Dengan ancaman 20 tahun penjara. Sedangkan satu pelaku lain bernama Ali masih dalam pengejaran.

Lihat juga video 'Nyamar Jadi Pembeli, Polisi di Sumut Amankan Ratusan Gram Sabu':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT