27 Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak Tunda Pemilu

ADVERTISEMENT

27 Ribu Orang Tandatangani Petisi Tolak Tunda Pemilu

Andi Saputra - detikNews
Minggu, 13 Mar 2022 09:36 WIB
Ilustrasi petisi online
Ilustrasi petisi online. (Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov)
Jakarta -

Sebanyak 27.299 orang telah menandatangani petisi menolak penundaan pemilu 2024. Mereka beralasan perpanjangan pemilu hanya akan memperburuk demokrasi.

Sebagaimana dikutip dari change.org, Minggu (13/3/2022), petisi itu dibuat oleh sejumlah LSM. Di antaranya Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP), Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI), Komite Pemantau Legislatif (Kopel), Konstitusi Demokrasi (Kode) Inisiatif, Network for Democracy and Electoral Integrity (NETGRIT), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), serta Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas.

"Kesimpulannya, menunda Pemilu 2024 berarti melanggar hukum tertinggi Negara Republik Indonesia," kata Khorunnisa melalui rilis tertulis, Kamis (3/3/2022).

Namun nyatanya, Khorunnisa menyebut, para elite partai DPR malah memperluas dukungan agar dapat mengubah konstitusionalitas pemilu berkala dan pembatasan masa jabatan presiden. Bahkan, kata dia, tiga partai, yakni PKB, Golkar, dan PAN, sudah terang-terangan memberikan sinyal dukungan penundaan pemilu.

Merujuk Pasal 37 ayat (1) dan (3) UUD 1945, usul perubahan pasal-pasal UUD bisa diajukan oleh sekurang-kurangnya sepertiga, sedangkan mengubahkan sekurang-kurangnya dua pertiga dari jumlah anggota MPR. Itu artinya, tiga partai besar itu hanya membutuhkan satu atau dua dukungan partai lainnya untuk bisa mengusulkan amandemen konstitusi bersama DPD.

"Lalu koalisi DPR yang amat besar pendukung pemerintahan Presiden Jokowi lebih dari cukup untuk melancarkan amandemen," ujarnya.

Berikut sebagian suara orang yang menandatangani petisi itu:

Siti: Jangan sampai rezim dzalim ini menambah penderitaan rakyat
Edi: Menunda Pemilu adalah penghianatan kepada Rakyat dan Undang Undang
Nazua: MENOLAK PENUNDAAN PEMILU. REZIM INI TERLALU SERAKAH DENGAN JABATAN!
Fachrudin: Sudahi nafsu kuasa dan keserakahan mereka
Iskandar: Wajib tanda tangan karena masa untuk merubah masa depan Indonesia yang lebih baik
Lili: Melanggar konstitusi
Amin: Saya sangat tidak setuju apabila PEMILU diundur.
Hasan: Saya tidak setuju penundaan pemilu

Di sisi lain, Luhut Binsar Panjaitan mendukung penundaan pemilu. Luhut mengklaim memiliki big data (mahadata) 110 juta netizen yang setuju Pemilu 2024 ditunda.

"Karena begini, kita kan punya big data, saya ingin lihat, kita punya big data, dari big data itu, kira-kira meng-grab 110 juta. Iya, 110 juta, macam-macam, Facebook, segala macam-macam, karena orang-orang main Twitter, kira-kira orang 110 jutalah," kata Luhut.

Simak Video 'Zulhas soal Pemilu 2024: Nggak Mungkin Ditunda':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT