ADVERTISEMENT

Dulu Ganti JPO dengan Pelican Crossing-Kini Sebaliknya, Ini Kata Wagub DKI

Wildan Noviansyah - detikNews
Sabtu, 12 Mar 2022 18:12 WIB
Pelican cross di dekat JPO kapal pinisi Sudirman ditutup (Dok. Bina Marga DKI)
Pelican cross di dekat JPO Pinisi, Sudirman, ditutup. (Foto: dok. Bina Marga DKI)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan jembatan penyeberangan orang (JPO) kapal pinisi di Karet Sudirman, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (12/3). Imbas hal tersebut, pelican crossing yang ada di dekat JPO Pinisi kini resmi ditutup. Padahal dulu Anies sempat membongkar JPO dan menggantinya dengan pelican crossing.

Pertengahan 2018, seperti diketahui saat itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat kebijakan untuk merobohkan JPO di Jl MH Thamrin. Akhirnya, JPO Bundaran HI dan JPO Tosari dirobohkan diganti pelican crossing.

Kini, kebijakan diambil sebaliknya. JPO dibangun di Jl Jenderal Sudirman itu dan pelican crossing ditutup. Terkait perbedaan kebijakan ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara. Menurutnya, penggunaan pelican crossing dan JPO sudah diatur.

"Pelican kan masih ada di tempat lain, diaturlah mana yang pakai pelican, mana pakai JPO. Kan memang dibagi-bagi dong, kan ada yang pakai pelican ada yang pakai JPO," kata Riza di SDN Cililitan 03 Pagi, Sabtu (12/3/2022).

Riza yang dilantik sebagai Wagub DKI pada tahun 2020 ini menambahkan, kebijakan soal pemilihan pelican crossing atau JPO ini juga didasarkan pada kebutuhan. Selain itu, situasi dan kondisi menjadi perhatian terkait pemakaian pelican crossing dan JPO.

"Jakarta ini kan luas, sesuai dengan kebutuhan dan situasi kondisi tempatnya," ujarnya.

Pelican crossing di dekat JPO Karet Sudirman berarsitektur ornamen Kapal Pinisi, 9 Januari 2022. (Danu Damarjati/detikcom)Pelican crossing di dekat JPO Karet Sudirman berarsitektur ornamen kapal pinisi, 9 Januari 2022. (Danu Damarjati/detikcom)

Pelican Crossing Dekat JPO 'Kapal Pinisi' Ditutup

Diberitakan sebelumnya pelican crossing yang ada di dekat JPO 'pinisi' kini telah ditutup. Penutupan dilakukan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan JPO kapal pinisi.

"Ya, malam ini kita tutup. Dan lampu pelican cross juga kita copot," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat dimintai konfirmasi, Kamis (10/3) malam.

Hari menjelaskan JPO lebih dibutuhkan di lokasi itu daripada pelican crossing. Menurutnya, Jl Sudirman dilewati oleh banyak kendaraan sehingga tidak perlu dihambat oleh pelican crossing demi menghindari kemacetan.

"Semua sudah ada kajiannya. Kenapa JPO tetap dipertahankan di sana? Karena Jalan Sudirman merupakan arteri primer, sehingga laju kendaraan dan traffic sangat padat. Sehingga kalau dibuat pelican cross seperti kemarin, akan terjadi kemacetan dan antrean panjang, karena setiap 2-5 menit berhenti," tuturnya.

Suasana JPO Pinisi Sudirman-KaretSuasana JPO Pinisi Sudirman-Karet (Hanafi/detikcom)

Hari menyebut JPO Pinisi yang baru diresmikan ini juga ramah terhadap disabilitas hingga pesepeda. Ada lift di JPO itu yang bisa membuat warga menyeberang secara mudah.

"Dan JPO yang sekarang kita buat ditambahkan lift yang mengakomodasi teman-teman disabilitas, lansia, ibu hamil, dan mengakomodasi juga teman-teman pesepeda untuk menyeberang," imbuh Hari.

Saksikan juga: Kulineran Asik Dilayani Robot Futuristik

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT