Masyarakat Harus Maafkan Soeharto

Pengamat:

Masyarakat Harus Maafkan Soeharto

- detikNews
Kamis, 18 Mei 2006 17:37 WIB
Jakarta - Masyarakat perlu memaafkan Soeharto atas kesalahan-kesalahannya di masa lampau. Bila Soeharto diberi pengampunan, masyarakat jangan takut kalau tindak tanduk Soeharto akan ditiru orang lain.Demikian disampaikan oleh pengamat politik CSIS J Kristiadi dalam seminar "Refleksi Sewindu Reformasi: Konsolidasi Demokrasi Indonesia" di Hotel Sari Pan Pasifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (18/5/2006).Kristiadi menganggap, jika mantan presiden menjadi terpidana dan dihukum, bangsa Indonesia akan selalu tercatat dalam sejarah peradaban umat manusia, bahwa bangsa ini pernah memiliki mantan presiden yang terpidana dan akan kehilangan nilai peradaban yang sudah dikembangkan.Namun menurutnya, proses hukum memang harus dilakukan. Bila Soeharto bersalah, tapi diberi pengampunan, masyarakat jangan pernah takut kalau hal itu akan dicontoh oleh orang lain."Saya kira tidak ada satu pun orang Indonesia yang mau jadi presiden kayak Pak Harto, sudah tua dibegitukan masyarakat, anak masuk Nusakambangan dan ada yang cerai," katanya.Hal senada juga dikatakan oleh Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Bachtiar Effendi. Dia mengatakan, masyarakat harus memaafkan Soeharto, karena Soeharto sendiri juga sudah melalui proses hukum.Namun karena yang bersangkutan sakit, lalu kasusnya ditunda, apalagi ada keterangan dari dokter bahwa sakitnya permanen. "Bagaimana dia membela dirinya kalau menurut dokter otaknya mengalami kerusakan," kata Bachtiar.Dijelaskan Bachtiar, jika hukum tidak bisa berjalan, maka perlu dilakukan pendekatan politik untuk menyelesaikan polemik ini dengan cepat. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads