ADVERTISEMENT

Baru Sehari JPO Pinisi Sudirman Diresmikan, Warga Antre Selfie

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 18:17 WIB
Suasana di Jembatan penyebrangan orang (JPO) bertema kapal Pinisi Karet-Sudirman.
Suasana di jembatan penyeberangan orang (JPO) bertema kapal pinisi di Karet-Sudirman. (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Jembatan penyeberangan orang (JPO) bertema kapal pinisi di Karet-Sudirman diburu warga. Spot favorit anjungan pinisi yang tersedia di JPO ini ramai dikunjungi warga hingga rela mengantre.

Pantauan di lokasi, Jumat (11/3/2022), warga dari berbagai kalangan datang berbondong-bondong ke JPO Pinisi. Mereka terlihat berswafoto menggunakan gawai masing-masing.

Terlihat pula warga yang membawa kamera DSLR. Spot anjungan pinisi dibatasi hanya sampai 50 orang. Jika sudah mencukupi, sensor tangga akan mendeteksi orang yang masih nekat masuk.

Namun masih ada warga yang nekat naik ke atas anjungan pinisi padahal kuota sudah penuh. Saat itu memang tak terlihat ada petugas yang berjaga.

Warga mengabaikan bunyi sirene dan tetap naik ke anjungan pinisi. Beberapa waktu kemudian petugas datang. Warga yang baru datang diminta petugas turun ke bawah dan menunggu giliran.

Suasana di Jembatan penyebrangan orang (JPO) bertema kapal Pinisi Karet-Sudirman.Suasana di Jembatan penyeberangan orang (JPO) bertema kapal pinisi di Karet-Sudirman. (Wilda/detikcom)

Di sinilah terjadi antrean. Salah seorang pengunjung, Ardi Winangun (50), warga Jakarta Timur, mengaku sudah menunggu 5 menit untuk naik ke anjungan pinisi.

"Iya, antre mau naik ke atas," kata Ardi di lokasi.

Ardi berharap warga yang sudah naik tidak wara-wiri di atas anjungan pinisi. Ardi berharap petugas bisa tegas mengatur warga yang berada di anjungan pinisi.

"Saya harap mungkin yang di atas jangan terlalu lama ya. Kalau terlalu lama, nanti kasihan yang di bawah. Gantian, secukupnya, jangan sampai di sana ngobrol, terus foto sepuasnya. Kasihan yang antre gitu," kata Ardi.

"Iya, petugas membatasi, saya pikir. Kasihan yang antre. Lagian ke sini bisa lain hari, ini masih baru masih ramai," ujarnya.

Sementara itu, Reza Purnama (70), warga Jakarta Selatan, meminta petugas mengatur warga agar tidak berlama-lama di anjungan pinisi. Dia menyebut hal itu untuk memberi kesempatan kepada warga lain yang juga antre naik ke atas.

"Iya, antre, harusnya gantian saja ya. Ini saya juga bawa cucu, tapi disuruh nunggu dulu karena sudah memenuhi kuota yang naik," ujarnya di lokasi.

(whn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT