Polisi Angkut 24 Motor di Lokasi Demo Ricuh Mahasiswa Papua di Jakpus

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 18:06 WIB
Sebagian motor yang tertinggal di lokasi demo di Jl Veteran III, Jakarta Pusat
Sebagian motor yang tertinggal di lokasi demo di Jl Veteran III, Jakarta Pusat (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengangkut puluhan motor di lokasi demo di Jl Veteran III, Jakarta Pusat. Sebagian di antaranya milik mahasiswa Papua yang berdemo di lokasi tersebut.

"(Yang diangkut) ada 24 kendaraan roda dua," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dimintai konfirmasi, Jumat (11/3/2022).

"Sebagian masih proses pengangkutan," imbuh Sambodo.

Terpisah, Kanit Lantas Polsek Gambir AKP Hariyono mengatakan sebagian kendaraan dibawa ke Polda Metro Jaya dan sebagian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Ke Polres tadi sudah diangkut ada 10 kendaraan, ini juga masih ada. Ini rencana mau dibawa ke Polda, ini masih ada 5, terus yang di sana itu (depan gedung Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Negara) mungkin sekitar 15 ya," ujarnya.

Hariyono mengatakan motor tersebut sebagian milik peserta demo. Menurutnya, pihaknya mengamankan kendaraan agar tidak hilang.

"Tadi aku lihat massa dari Papua tadi parkir di situ. Pokoknya nanti motor-motor yang di sana, entah itu motornya anggota, apakah motor dari massa dari Papua, ya sementara kita amankan. Daripada hilang, siapa tanggung jawab?" tuturnya.

Lebih lanjut Hariyono mengatakan motor-motor tersebut diamankan karena diparkir di trotoar. Yang merasa kehilangan motornya dipersilakan mengambil di kantor polisi.

"Nggak apa-apa (motor anggota) lebih baik kita mengamankan daripada kita tinggal, masak kita harus nungguin kendaraan itu. Ya andaikata balik, nanti kita arahkan ke Polres gitu untuk ambil kendaraannya," ucapnya.

"Rencana ini kan yang sisanya dibawa ke Polda yang sisanya. Pokoknya yang diparkir di pinggir trotoar ini ya kita angkut semua," terangnya.

Sebelumnya, pendemo mahasiswa Papua dan aparat polisi-TNI bentrok di depan Kemendagri, Jl Veteran III, Jakarta Pusat. Pendemo dan polisi saling dorong karena massa mahasiswa Papua memaksa demonstrasi di depan Istana Merdeka.

Demo yang berujung ricuh itu mengakibatkan lima polisi terluka. Salah satunya Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon.

(mea/mea)