Massa Buruh Salat Jumat di Depan DPR Jelang Demo Tolak Tunda Pemilu

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 13:32 WIB
Massa buruh gelar salat Jumat di depan DPR (Wildan-detikcom)
Massa buruh menggelar salat Jumat di depan DPR. (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Massa buruh menggelar salat Jumat berjemaah di depan gedung DPR/MPR. Mereka salat berjemaah sebelum melakukan demonstrasi menolak perpanjangan jabatan presiden.

Pantauan detikcom di lokasi, massa berdatangan sejak pukul 12.18 WIB, Jumat (11/3/2022). Mereka kemudian menggelar salat Jumat di depan gedung DPR.

Beberapa kendaraan taktis polisi terparkir di pinggir Jalan Gatot Subroto. Personel kepolisian juga berjaga di lokasi unjuk rasa.

Massa aksi tampak membawa beberapa atribut seperti spanduk yang dipasang di pagar gedung DPR. Spanduk itu berisi lima tuntutan yang akan disampaikan.

"Hari ini sekitar kurang lebih 300 orang akan melakukan unjuk rasa. Tuntutan aksi pada hari ini dari partai buruh dan organ serikat buruh serikat petani ada lima," kata Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Said Iqbal mengatakan massa menuntut pimpinan DPR membuat pernyataan resmi terkait pemilu tetap digelar pada 2024. Dia mengatakan buruh menolak perpanjangan masa jabatan presiden.

Said Iqbal menilai wacana penundaan pemilu seperti menjilat ludah sendiri. Dia mengatakan DPR telah menyetujui tanggal pelaksanaan pemilu 2024 bersama dengan pemerintah dan KPU.

"Kan sudah disetujui oleh DPR dan pemerintah, jangan menjilat ludah sendiri. Dan jangan tiga parpol yang sudah bicara itu melakukan kudeta konstitusi dan membahayakan keamanan negara keamanan nasional," ucapnya.

Massa buruh juga menuntut agar pemerintah menurunkan harga bahan pokok. Berikut ini lima tuntutan massa aksi:

1. Menolak masa perpanjangan jabatan presiden
2. Batalkan Permenaker Nomor 2 Tahun 2022
3. Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
4. Stop Perang Rusia dan Ukraina
5. Turunkan Harga Bahan Pokok

(haf/haf)