Bareskrim Sita 13 Gedung-48 Mobil Tersangka KSP Indosurya, Total Rp 1,5 T

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 04:38 WIB
Gedung KSP Indosurya yang disita Bareskrim di Jakpus (Rakha/detikcom)
Foto: Gedung KSP Indosurya yang disita Bareskrim di Jakpus (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menyita sejumlah aset milik tiga tersangka kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Polisi menyita tanah dan bangunan, apartemen, gedung perkantoran, 48 mobil mewah, dan uang dalam 12 rekening, yang totalnya mencapai Rp 1,5 triliun.

"3 tim kami sebar untuk melakukan penyitaan terhadap aset-aset milik para tersangka kasus Indosurya. Ada belasan tanah dan bangunan, perkantoran serta apartemen. Selain itu juga ada 48 mobil berbagai merek serta 12 rekening bank," kata Kasubdit III TPPU Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Kombes Robertus Yohanes De Deo dalam keterangannya, Jumat (11/3/2022).

Berdasarkan penelusuran aset yang dilakukan, De Deo menjelaskan tim penyidik juga melakukan penyitaan fotokopi legalisir buku tanah 13 aset dari BPN Jakarta Pusat. Nilainya mencapai Rp 900 miliar.

"Dari 13 aset yang telah mendapatkan penetapan izin khusus penyitaan PN Jakarta Pusat, terdapat 8 aset senilai kurang lebih Rp 900 Miliar," bebernya.

Kemudian, De Deo menyebut ada 3 aset yang teridentifikasi telah dilakukan peralihan hak kepada korban/nasabah berupa bangunan di Jakpus dengan nilai sekitar Rp 200 miliar. Selain itu, terdapat 2 aset yang masih dilakukan penelusuran profil penerima peralihan hak berupa rumah di Jakpus.

"Penyidik juga koordinasi dengan pihak perbankan terkait buka blokir dan penyitaan uang yang selanjutnya akan dipindahkan ke rekening penampungan Bareskrim Polri," tutur De Deo.

Lebih lanjut, De Deo mengatakan pihaknya juga menyita 48 unit mobil mewah dari para tersangka KSP Indosurya. Total nilai dari 48 mobil itu diperkirakan mencapai Rp 24 miliar.

"Terkait tracing aset lainnya baik di dalam negeri maupun di luar negeri, kami telah telah dilakukan koordinasi dengan PPATK dan Divhubinter Polri," terangnya.

De Deo menjelaskan penyidik akan kembali melakukan penyitaan aset-aset milik tersangka hari ini. Rencananya, penyitaan aset akan dilakukan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Tangerang, Bogor, dan Kabupaten Bogor.

"Izin penyitaan khusus terkait 12 milik para tersangka dengan nilai sekitar Rp 42 miliar akan dilaksanakan pemindahan ke rekening penampungan Bareskrim pada Jumat 11 Maret 2022," imbuh De Deo.

Simak video 'Polisi Sita Aset Milik Petinggi KSP Indosurya Cipta':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...